3 Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM Bank Indonesia untuk Latihan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang yang ingin kerja di tempat bonafide seperti Bank Indonesia. Untuk mewujudkannya, seleksi PCPM perlu dijalani dulu. Supaya lebih siap dalam menghadapi seleksi ini, contoh soal tes potensi dasar PCPM Bank Indonesia bisa dipelajari.
Contoh soal ini dilengkapi dengan kunci jawaban. Jadi, para calon peserta seleksi PCPM bisa mencocokkan jawabannya apakah sudah benar atau belum. Jika belum, maka para calon peserta bisa belajar lebih lanjut lagi untuk memperdalam kemampuan.
Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM Bank Indonesia
Menurut bi.go.id, Seleksi Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer (PCPM) Angkatan 39 dirancang untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan dengan integritas, dedikasi tinggi, semangat berinovasi, dan komitmen untuk bekerja secara profesional di era digital.
Seleksi ini terdiri dari beberapa bagian. Salah satunya adalah tes potensi dasar. Tes ini dibagi lagi menjadi tiga bagian, seperti tes logika. Jika ingin mempelajarinya, berikut beragam contoh soal tes potensi dasar PCPM Bank Indonesia bagian logika.
Pak Coki adalah pengusaha tahu. Sebagian pengusaha tahu mengeluh karena harga kedelai yang naik
A. Pak Coki tak mengeluh dengan harga kedelai yang naik
B. Pak Coki tetap mengeluh saat harga kedelai naik maupun tidak
C. Harga kedelai bukan keluhan Pak Coki
D. Pak Coki mengeluh karena harga kedelai naik
E. Pak Coki bisa saja mengeluh karena harga kedelai naik
Jawaban: E
Semua pemain bulu tangkis dari Indonesia berwajah cantik. Vanessa adalah pemain dari Amerika Serikat
A. Vanessa adalah pemain yang cantik
B. Tidak mungkin Vanessa cantik
C. Meski bukan dari Indoonesia, Vanessa pasti cantik
D. Tak dapat disimpulkan
E. Vanessa tidak cantik
Jawaban: D
Dafa lebih ringan bobotnya daripada Cahyo. Agung lebih berat daripada Cahyo
A. Bila Agung mempunyai bobot 65 kilogram, maka tidak mungkin bobot Dafa lebih dari 65 kilogram
B. Cahyo mempunyai bobot paling ringan
C. Bila Dafa berbobot 65 kilogram, bisa jadi berat Agung lebih dari 65 kiilogram
D. Dafa bisa saja berbobot sama dengan Agung
E. Bila Agung mempunyai bobot 65 kiloogram, maka tidak mungkin bobot Dafa lebih dari 65 kilogram
Jawaban: E
Baca juga: 4 Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI beserta Pembahasannya
Itulah tiga contoh soal tes potensi dasar PCPM Bank Indonesia bagian logika. Semoga bisa memberi gambaran kepada para calon peserta seleksi. (LOV)
