Konten dari Pengguna

3 Dampak Kena Gas Air Mata bagi Kesehatan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dampak kena gas air mata. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Joel Santos
zoom-in-whitePerbesar
Dampak kena gas air mata. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Joel Santos

Gas air mata dikenal sebagai salah satu alat pengendali massa yang sering digunakan karena efeknya yang cepat dalam menimbulkan iritasi. Walaupun dikategorikan sebagai senjata non-mematikan, dampak kena gas air mata memiliki risiko kesehatan yang serius.

Bahan kimia seperti 2-chlorobenzalmalononitrile (CS gas) bekerja dengan mengiritasi reseptor rasa sakit, sehingga menimbulkan rasa perih, terbakar, dan ketidaknyamanan pada tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui dampaknya bagi kesehatan.

3 Dampak Kena Gas Air Mata bagi Kesehatan Manusia

Dampak kena gas air mata. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/龜龜俠 楊

Mengutip dari buku Persoalan-Persoalan Hukum Tata Negara Kontemporer, Muhammad Afdhal Askar, (2023), gas air mata dapat bereaksi dengan bagian tubuh yang terkena, terutama jika masuk ke dalam sistempernapasan melalui inhalasi.

Selain itu, saat terkena mata tentunya akan menyebabkan mata perih, kabur dan berair. Untuk lebih lengkapnya, simak 3 dampak kena gas air mata bagi kesehatan di bawah ini.

1. Dampak pada Mata

Gas air mata paling cepat bereaksi terhadap mata karena organ ini sangat sensitif. Gejala yang muncul meliputi:

  • Mata merah dan berair

  • Sensasi perih dan terbakar

  • Sulit membuka mata karena refleks penutupan kelopak

  • Penglihatan kabur atau kebutaan sementara

Dalam kasus paparan dekat atau jangka panjang, risiko serius dapat terjadi seperti erosi kornea, luka permanen, katarak, hingga kebutaan total. Kondisi ini menunjukkan betapa rentannya mata terhadap efek kimia gas air mata.

2. Dampak pada Sistem Pernapasan

Menghirup partikel gas air mata akan memengaruhi saluran pernapasan, dari hidung hingga paru-paru. Efek yang bisa muncul antara lain:

  • Rasa terbakar di hidung dan tenggorokan

  • Hidung meler dan batuk hebat

  • Sesak napas atau rasa tercekik

  • Mual, muntah, hingga pusing

Individu dengan riwayat penyakit seperti asma atau bronkitis sangat berisiko mengalami gangguan parah, bahkan gagal napas. Dalam kasus ekstrem, paparan intens dapat menyebabkan kerusakan paru-paru permanen atau kematian.

3. Dampak pada Kulit

Kontak langsung dengan kulit juga dapat memicu iritasi. Reaksi yang sering dialami meliputi:

  • Gatal dan kemerahan

  • Sensasi panas atau terbakar

  • Muncul lepuhan pada kulit

  • Reaksi alergi pada individu tertentu

Pada kasus yang ringan, gejala biasanya hilang dalam waktu singkat, namun paparan berat bisa menimbulkan luka kimia yang bertahan berhari-hari.

Baca juga: Apa Itu Gas Air Mata, Kandungan, Efek, dan Tip jika Terkena

Dampak kena gas air mata dapat menjadi masalah untuk mata, sistem pernapasan, dan kulit. Walaupun efeknya sering bersifat sementara, risiko kesehatan jangka panjang tetap ada, terutama pada paparan intens atau kondisi medis tertentu. (RIZ)