3 Dampak Negatif Riba dalam Perspektif Ajaran Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran agama Islam, riba merupakan sesuatu yang diharapkan dan wajib dihindari oleh setiap muslim. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya dampak negatif riba yang akan dirasakan oleh seseorang yang melakukannya.
Apalagi dampak riba tidak hanya berlaku di dunia saja, tetapi nantinya juga akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Oleh karena itulah, setiap umat muslim diperintahkan untuk menghindari segala transaksi yang bersifat riba.
Dampak Negatif Riba dalam Ajaran Islam
Mengutip dari buku 33 Strategi Bebas Utang RIba dari Rasulullah: Rahasia Hidup Tenteram Menjemput Rezeki Berkah Melimpah, Riskaninda Maharani (2022:21), pengertian riba adalah tambahan tanpa imbalan yang terjadi karena penangguhan dalam pembayaran yang diperjanjikan sebelumnya.
Adapun dampak negatif riba dalam perspektif ajaran Islam yang perlu diketahui oleh setiap muslim.
1. Dampak di Dunia
Allah Swt. akan memberi ancaman dan membinasakan pelaku riba sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Al Baqarah ayat 276 berikut ini.
يَمْحَقُ ٱللَّهُ ٱلرِّبَوٰا۟ وَيُرْبِى ٱلصَّدَقَٰتِ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ
Artinya, "Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa."
2. Dampak di Alam Kubur
Orang yang senantiasa memakan harta riba akan mendapat hukuman di alam kubur berupa berenang di sungai penuh darah. Hal ini selaras dengan bunyi HR Bukhari sebagai berikut.
وَالَّذِي رَأَيْتَهُ فِي النَّهَرِ آكِلُو الرَّبَا
Artinya, "Orang yang kamu lihat berenang di sungai darah adalah pemakan riba. "
3. Dampak saat Dibangkitkan dari Alam Kubur
Umat muslim yang memakan harta riba akan dibangkitkan dari kuburnya seperti orang yang sakit ayan karena kerasukan setan. Allah Swt berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 275 yang berbunyi sebagai berikut.
الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَشِ
Artinya, "Orang-orang yang makan riba tidak dibangkitkan melainkan seperti berdirinya orang yang kerasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila."
Baca Juga: 3 Firman Allah tentang Jual Beli yang Dilarang dan Dibolehkan dalam Islam
Itu dia penjelasan mengenai tiga dampak negatif riba yang akan dirasakan oleh umat muslim yang melakukan. Oleh karena itu, wajib bagi setiap muslim untuk menghindari harta maupun transaksi yang bersifat riba. (Anne)
