3 Jawaban dari Pertanyaan Apakah Tujuan Bapak/Ibu menjadi Guru Sudah Tercapai

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 kembali dilaksanakan bagi para pengajar. Peserta PPG saat ini sedang menghadapi Modul 3 Topik 1, berupa apakah tujuan Bapak/Ibu menjadi guru sudah tercapai.
Sebelumnya, peserta telah menyelesaikan Latihan Pemahaman Modul 3 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai (FPPN). Topik 1 ini membahas Filsafat Pancasila dan Pemikiran Ki Hajar Dewantara. Pemahaman ini penting sebagai landasan pendidikan nasional kita.
Melalui Profesi Keguruan, Dr. Susmaini, M.Pd (2024:13) menjelaskan guru adalah mereka yang secara sadar mengarahkan pengalaman dan tingkah laku dari seorang individu hingga dapat terjadi Pendidikan. Ini mengapa guru diharapkan dapat membimbing peserta didik.
Refleksi dan Jawaban dari Apakah Tujuan Bapak/Ibu menjadi Guru Sudah Tercapai
Pertanyaan apakah tujuan Bapak/Ibu menjadi guru sudah tercapai memicu perenungan mendalam mengenai peran sebagai guru. Setiap guru perlu merefleksikan diri dan menjawab sesuai dengan pengalamannya masing-masing, dengan contoh sebagai berikut:
1. Tujuan saya menjadi guru belum sepenuhnya tercapai. Saya ingin membantu siswa menggali potensi optimal mereka. Siswa juga harus mampu berkontribusi positif dalam pembentukan karakter.
Karakter siswa di sekolah masih sering menunjukkan penurunan. Ini menjadi tantangan besar dalam mencapai tujuan tersebut. Proses pengembangan diri sebagai guru masih terus berjalan.
2. Sebagian dari tujuan saya menjadi guru sudah mulai tercapai. Murid-murid saya mulai tumbuh menjadi pribadi lebih percaya diri. Mereka juga semakin berkarakter dan berpengetahuan luas.
Menjadi guru bukanlah tujuan yang selesai di satu titik. Ini adalah proses panjang yang terus berkembang dan berkelanjutan. Saya masih ingin lebih menginspirasi serta membimbing dengan sabar.
Saya juga ingin menciptakan pembelajaran bermakna bagi setiap anak. Perjalanan saya sebagai guru masih akan terus berjalan. Banyak harapan dan impian yang ingin saya wujudkan.
3. Sebagai guru, saya memandang tujuan ini sebagai perjalanan berkelanjutan. Ini bukan titik akhir yang harus segera dicapai. Tujuan utama saya melihat siswa tumbuh secara holistik.
Mereka tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter dan mandiri. Saya merasa tujuan ini tercapai saat melihat siswa berbinar. Mereka juga berani berpendapat atau menunjukkan empati tinggi.
Saya juga bertujuan menjadi inspirasi dan menciptakan lingkungan belajar positif. Setiap anak harus merasa aman dan juga dihargai di sekolah. Meskipun belum sempurna, saya bersyukur telah membuat banyak kemajuan.
Baca juga: Refleksi Ruang Kolaborasi Pembelajaran Sosial Emosional dalam Pendidikan
Jadi, apakah tujuan Bapak/Ibu menjadi guru sudah tercapai? Jawaban dari pertanyaan ini tentu akan menunjukkan beragam pandangan tentang tujuan profesi guru dan sebaiknya direfleksikan secara sungguh-sungguh. (HAN)
