Konten dari Pengguna

3 Poin dalam Ajaran Gereja tentang Keluarga yang Dicita-citakan

Berita Terkini
Penulis kumparan
20 Mei 2024 17:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Ajaran gereja tentang keluarga yang dicita-citakan - Sumber: pixabay.com/chillla70
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ajaran gereja tentang keluarga yang dicita-citakan - Sumber: pixabay.com/chillla70
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ajaran gereja tentang keluarga yang dicita-citakan memberikan panduan yang kokoh untuk membangun hubungan keluarga yang sehat. Termasuk memperkuat ikatan antara suami dan istri, serta hubungan yang penuh kasih antara orang tua dan anak-anak.
ADVERTISEMENT
Dengan mengikuti ajaran gereja, keluarga dapat menciptakan lingkungan yang aman, stabil, dan penuh kasih. Sehingga bentuk keluarga yang dicita-citakan dapat diperoleh.

Poin Penting dalam Ajaran Gereja tentang Keluarga yang Dicita-citakan

Ilustrasi Ajaran gereja tentang keluarga yang dicita-citakan - Sumber: pixabay.com/alisadyson
Keluarga adalah tempat pertama anak-anak belajar tentang iman, moralitas, dan nilai-nilai kehidupan. Ajaran gereja tentang keluarga membantu orang tua dalam mendidik dan membentuk karakter anak-anak mereka sesuai dengan ajaran Kristiani.
Dengan demikian, keluarga menjadi lembaga penting dalam membentuk generasi yang berakhlak baik dan bertanggung jawab. Beberapa poin penting dalam ajaran gereja tentang keluarga yang dicita-citakan, antara lain:

1. Makna Perkawinan

Perkawinan memiliki makna yang indah dan dalam. Melalui perkawinan, Tuhan mengikutsertakan manusia dalam misteri kasih-Nya dan turut mewujudkan penciptaan kehidupan baru. Perkawinan juga menjadi gambaran persatuan Kristus dan Gereja-Nya.
ADVERTISEMENT

2. Kesatuan dan Kebahagiaan Keluarga

Gereja mengajarkan tentang pentingnya kesatuan dalam keluarga sebagai fondasi yang kuat untuk kesejahteraan dan kebahagiaan bersama. Termasuk kesatuan antara suami dan istri, serta antara orang tua dan anak-anak.
Gereja memandang keluarga sebagai tempat untuk mencurahkan kasih sayang, pengertian, dan dukungan. Semuanya saling diperlukan dan diberikan dengan sukacita.

3. Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Ajaran gereja juga menekankan pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter dalam keluarga. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anak mereka dalam iman dan moralitas.
Selain itu juga wajib membimbing mereka dalam pengembangan karakter yang baik dan kesadaran akan nilai-nilai agama Kristen. Keluarga dianggap sebagai lingkungan utama tempat iman dan nilai-nilai Kristen harus ditanamkan dan dihayati.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan buku Teologi Keluarga Kristen, Pdt. Imanuel Teguh Harisantoso, S.Si., M.Si., (2023), gereja mengajarkan bahwa keluarga tidak hanya ada untuk kepentingan internal. Tetapi juga untuk melayani dan memberikan kasih sayang kepada sesama, baik di dalam maupun di luar keluarga.
Kesimpulannya, Gereja mengajarkan pentingnya menghormati kehidupan, mengasihi pasangan, dan memahami makna perkawinan. Sehingga, ajaran gereja tentang keluarga yang dicita-citakan menjadi landasan yang kokoh dalam membangun rumah tangga. (DNR)