3 Sikap Menghargai Perbedaan Suku dan Agama serta Manfaatnya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

3 sikap menghargai perbedaan suku dan agama harus diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Indonesia terkenal sebagai negara di Asia Tenggara yang memiliki wilayah sangat luas. Luasnya wilayah Indonesia menyebabkan adanya banyak perbedaan.
Perbedaan-perbedaan tersebut termasuk suku, agama, dan juga bahasa. Meskipun memiliki banyak sekali perbedaan, masyarakat Indonesia disatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
3 Sikap Menghargai Perbedaan Suku dan Agama Dalam Kehidupan
Seperti yang kita tahu, Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki luas lebih dari 1,9 juta kilometer persegi. Wilayah yang luas dan kondisi geografis yang berbeda menyebabkan munculnya berbagai macam suku, agama, dan bahasa.
Mengutip buku Nilai-Nilai dan Praktik Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal di Sumatera Utara, harahap, dkk (2022), suku adalah gabungan sosial yang dibedakan dari golongan-golongan sosial sebab mempunyai ciri-ciri paling mendasar dan umum berkiaitan dengan asal-usul dan tempat asal serta kebudayaan.
Perbedaan suku, bahsa, dan agama tersebut terkadang menyebabkan konflik. Maka dari itu, dibutuhkan sikap menghargai perbedaan antar sesama masyarakat Indonesia. Lantas apa saja sikap yang perlu dilakukan untuk menghargai perbedaan? Ini 3 sikap menghargai perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Menghormati Agama dan Suku Orang Lain
Pada kehidupan sehari-hari, sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup sendiri. Akan ada orang lain yang membantu dalam berbagai aspek kehidupan. Orang-orang tersebut juga pastinya memiliki agama, suku, dan bahasa yang berbeda.
Maka dari itu, sikap toleransi dan saling menghargai harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan mengejek orang lain yang memiliki agama, suku, ataupun bahasa yang berbeda.
2. Tolong Menolong
Sikap menghargai perbedaan lainnya adalah dengan saling tolong menolong. Sikap tolong menolong dapat ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga atau tempat tinggal. Misalnya mengikuti kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar.
3. Tidak Memaksakan Kehendak
Komunikasi yang dilakukan tidak tepat terkadang menimbulkan konflik. Terlebih lagi adanya perbedaan bahasa terkadang membuat kedua belah pihak saling salah paham. Maka dari itu, saat berkomunikasi, sebaiknya tidak memaksakan kehendak orang lain. Sebab, setiap orang tentunya memiliki pemikiran dan pendapat yang berbeda.
Manfaat Menghargai Perbedaan
Lantas apa saja manfaat menghargai perbedaan antara suku, bahasa, dan agama dalam kehidupan sehari-hari?
Menjaga kerukunan di dalam lingkungan sosial
Mewujudkan persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia
Meningkatkan rasa solidaritas antarmasyarakat
Menanamkan sikap positif
3 sikap menghargai perbedaan suku, agama, dan bahasa seperti yang sudah diterangkan di atas harus ditanamkan dalam kehidupan. Semoga pembahasan di atas dapat menambah wawasan ya. (FAR)
