Konten dari Pengguna

3 Suku dan Masyarakat Adat Sulawesi Tengah yang Hidup di Pegunungan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Suku dan Masyarakat Adat Sulawesi Tengah.  Sumber Unsplash/Sandy Zebua
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suku dan Masyarakat Adat Sulawesi Tengah. Sumber Unsplash/Sandy Zebua

Terdapat beberapa suku dan masyarakat adat Sulawesi Tengah yang masih bertahan tinggal di wilayah pegunungan. Mereka hidup dengan masih menjalankan tradisi leluhurnya.

Pulau Sulawesi terletak di wilayah Indonesia bagian tengah. Pulau Sulawesi termasuk pulau besar di Indonesia, dan merupakan pulau terbesar ke-11 di dunia.

Mengenal 3 Suku dan Masyarakat Adat Sulawesi Tengah yang Tinggal di Pegunungan

Ilustrasi Suku dan Masyarakat Adat Sulawesi Tengah. Sumber Unsplash/Rafif Prawira

Suku dan masyarakat adat Sulawesi Tengah yang mendiami pegunungan, bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mereka hidup selaras dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya.

Beberapa suku dan masyarakat adat Sulawesi Tengah yang masih hidup di pegunungan, adalah sebagai berikut.

1. Suku Kaili

Suku Kaili mendiami daerah pegunungan yang kemudian berangsur-angsur turun ke lembah dan dataran rendah. Sebagian yang masih bertahan tinggal di pegunungan, sekarang dikenal dengan masyarakat terasing.

Suku Kaili saat ini 100% telah beragama Islam. Rumah ibadah suku ini dinamakan Masigi, yang juga memiliki arti masjid.

2. Suku Saluan

Suku Saluan mendiami wilayah pegunungan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Lokasi kediamannya yang terpencil, membuat suku ini kurang berinteraksi dengan dunia luar.

3. Suku Toli-Toli

Suku Toli-Toli terbentang dari sebelah selatan Sojool Seoo Lenjuu, Pulau Taring, hingga di sebelah utara Kuala Lakuan.

Suku ini mendiami wilayah Gunung Raeta dan Gunung Tabadak. Menurut kepercayaan masyarakat, suku Toli-Toli berasal dari 3 orang, yakni:

  1. Tau dei olisan bulaan: Orang dari bambu kuning.

  2. Tau dei pun lanjat: Orang dari pohon langsat.

  3. Tau dei ue taka: Orang dari rotan saka.

Kekayaan Budaya Suku dan Masyarakat Adat Sulawesi Tengah

Ilustrasi Suku dan Masyarakat Adat Sulawesi Tengah. Sumber Unsplash/Darren Budiman

Kekayaan budaya suku dan masyarakat adat Sulawesi Tengah, diambil dari buku Fakta Menakjubkan tentang Indonesia, Navita Kristi (2012:108), adalah sebagai berikut.

1. Rumah Adat

Rumah adat yang ada di Sulawesi Tengah antara lain:

  1. Rumah souraja merupakan rumah adat bangsawan Suku Kaili. Souraja berarti rumah besar yang berupa rumah panggung.

  2. Rumah tambi merupakan rumah adat yang merupakan tempat tinggal untuk rakyat. Rumah ini terdiri dari satu ruangan besar dengan tiang dan dinding kayu, serta atap dari ilalang.

2. Tari Tradisional

Tarian khas Sulawesi Selatan, antara lain berikut ini.

  1. Tari Pomonte menceritakan tentang kegiatan petani secara berurutan, mulai dari menanam padi sampai melakukan pesta panen.

  2. Tari Peule Cinde sering ditampilkan untuk menyambut tamu agung.

  3. Tari Dero berasal dari Poso. Tarian ini diiringi dengan nyanyian pantun, tabuhan gendang, dan gong.

Baca juga: Pengertian Suku dan Berbagai Contohnya di Indonesia

Masih ada 3 suku dan masyarakat adat Sulawesi Tengah yang menempati wilayah pegunungan. Suku tersebut adalah Suku Kaili, Suku Saluan, dan Suku Toli-Toli. (DK)