Konten dari Pengguna

3 Tantangan dan Sikap terhadap Pengaruh Perubahan Budaya Tingkat Lokal

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tantangan dan Sikap Terhadap Pengaruh Perubahan Budaya Tingkat Lokal. (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tantangan dan Sikap Terhadap Pengaruh Perubahan Budaya Tingkat Lokal. (Sumber: Pixabay)

Saat ini terdapat begitu banyak kemajuan yang diciptakan oleh manusia seiring perkembangan zaman. Adapun dampak yang diberikan tidak hanya dampak positif saja, tetapi juga dampak negatif. Bagaimana tantangan dan sikap terhadap pengaruh perubahan budaya tingkat lokal?

Dampak negatif globalisasi atau perubahan secara mendunia dapat berpengaruh pada identitas nasional suatu bangsa. Identitas nasional bisa saja luntur seiring perkembangan globalisasi yang masuk tanpa disaring. Hal ini tentu saja dikarenakan globalisasi dapat memberikan pengaruh terhadap pemikiran individu.

Bagaimana Tantangan dan Sikap Terhadap Pengaruh Perubahan Budaya Tingkat Lokal?

Ilustrasi Tantangan dan Sikap Terhadap Pengaruh Perubahan Budaya Tingkat Lokal. (Sumber: Pixabay)

Istilah globalisasi pertama kali diperkenalkan oleh Theodore Levitt pada tahun 1985. Pengertian globalisasi adalah proses masuk ke dalam ruang lingkup dunia. Melalui proses globalisasi, negara-negara dunia dapat dengan mudah melakukan interaksi dalam berbagai bidang kehidupan.

Namun, dampak negatif globalisasi seringkali muncul ketika nalar dan kemampuan seseorang belum memadai atau tidak siap mengikuti perkembangan tersebut. Dikutip dari buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX, Tim Ganesha Operation (2020: 45), globalisasi memberikan ancaman terhadap keberadaan budaya lokal bangsa. Berikut adalah contoh tantangannya:

  1. Gaya hidup kebarat-baratan dan konsumtif, tingkat apresiasi masyarakat terhadap budaya lokal dapat menurun apabila informasi dan budaya asing tidak tersaring dengan baik di Indonesia. Adapun penyediaan produk yang melimpah juga membentuk karakteristik masyarakat untuk membeli secara berlebihan.

  2. Perubahan etos kerja, masyarakat akan merasa tidak membutuhkan orang lain dalam beraktivitas karena teknologi sudah jauh lebih maju.

  3. Kesenjangan sosial, perbedaan di bidang ekonomi, pendidikan, dan masalah sosial pada masyarakat akan semakin terlihat di antara satu kelompok dengan yang lainnya.

Berdasarkan dampak-dampak negatif tersebut, berikut adalah beberapa sikap yang dapat dilakukan untuk menghindarinya:

  • Mencintai produk dalam negeri. Masyarakat Indonesia harus tetap bangga dan suka menggunakan produk dalam negeri.

  • Memahami nilai kebangsaan serta Pancasila.

  • Menyaring budaya asing.

Baca juga: Faktor Penyebab Globalisasi dan Dampak yang Ditimbulkan

Globalisasi tidak dapat dihentikan, tetapi masyarakat dapat mencari cara untuk menyikapinya. Semoga penjelasan mengenai bagaimana tantangan dan sikap terhadap pengaruh perubahan budaya tingkat lokal di atas dapat bermanfaat! (CHL)