3 Unsur Terbanyak yang Terdapat pada Protoplasma

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat mempelajari mengenai sel tubuh manusia, mungkin pertanyaan berikut akan muncul, yaitu:
Unsur terbanyak yang terdapat pada protoplasma antara lain ....
a. O, C, dan H
b. O, C, dan Fe
c. O, C, dan Ge
d. O, C, dan Mg
e. O, C, dan Ag
Kali ini kita akan membahas tentang protoplasma dan unsur-unsur di dalamnya untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut.
Baca Juga: Proses Pembentukan Sel Darah Merah dan Fungsinya untuk Tubuh
Unsur Terbanyak yang Terdapat pada Protoplasma Antara Lain adalah Oksigen, Karbon, dan Hidrogen
Unsur terbanyak yang terdapat pada protoplasma antara lain adalah O, C, dan H. Jadi, jawaban yang peling tepat untuk pertanyaan di atas adalah a. O, C, dan H. Bagaimana jawaban ini bisa muncul? Simak penjelasannya berikut ini.
Pertama, kamu harus tahu lebih dulu pengertian protoplasma. Protoplasma adalah cairan yang mengisi sel dan merupakan komponen utama dari sel yang hidup. Mengutip dari buku Biologi Umum, Adewidar M. Pata’dungan, Vonnisye, dkk, Media Sains Indonesia, 2023, protoplasma umumnya terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen anorganik dan organik.
Komponen anorganik protoplasma antara lain adalah:
Air (H2O) yang membantu transportasi nutrisi dan limbah antar sel, mempertahankan keseimbangan cairan dan membantu mencegah kerusakan pada sel.
Garam-garam mineral, berperan dalam mempertahankan keseimbangan cairan dan ion dalam protoplasma dan mempengaruhi aktivitas enzim, kontraktilitas sel, dan potensial seluler.
Oksigen (O), sebagai akseptor elektron dalam proses respirasi seluler, membantu mengubah energi kimia menjadi energi listrik yang digunakan oleh sel.
Karbon (C), berfungsi untuk membantu mengatur pH dalam sel
Nitrogen (N), memiliki peran dalam membangun bahan-bahan penting seperti asam nukleat, protein, dan karbohidrat.
Amonia (NH3), fungsinya untuk menjaga keseimbangan asam-basa dalam protoplasma.
Hidrogen (H), berperan dalam keseimbangan asam-basa (pH) sel dan membantu mengatur proses-proses biokimia seperti pembentukan ATP (Adenosine Triphosphate), yang merupakan sumber energi utama sel.
Sementara, komponen organik terdiri atas:
Karbohidrat, dalam bentuk gula seperti glukosa dan fruktosa umumnya akan digunakan sebagai sumber energi sel.
Lipid, berfungsi sebagai sumber energi dan bahan baku, membantu menyimpan energi dan membangun membran sel.
Protein, berperan dalam banyak proses biokimia seperti kontraktil, enzimatik dan transportasi.
Enzim
Vitamin
Hormon
Jika melihat dari keseluruhan komponen-komponen dalam protoplasma dan diurai menjadi unsur-unsurnya, terlihat bahwa Unsur terbanyak yang terdapat pada protoplasma antara lain adalah Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O). (DNR)
