Konten dari Pengguna

3 Unsur Terbanyak yang Terdapat pada Protoplasma

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/id/users/qimono-1962238/ - unsur terbanyak yang terdapat pada protoplasma antara lain
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/id/users/qimono-1962238/ - unsur terbanyak yang terdapat pada protoplasma antara lain

Saat mempelajari mengenai sel tubuh manusia, mungkin pertanyaan berikut akan muncul, yaitu:

Unsur terbanyak yang terdapat pada protoplasma antara lain ....

a. O, C, dan H

b. O, C, dan Fe

c. O, C, dan Ge

d. O, C, dan Mg

e. O, C, dan Ag

Kali ini kita akan membahas tentang protoplasma dan unsur-unsur di dalamnya untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Baca Juga: Proses Pembentukan Sel Darah Merah dan Fungsinya untuk Tubuh

Unsur Terbanyak yang Terdapat pada Protoplasma Antara Lain adalah Oksigen, Karbon, dan Hidrogen

Unsur terbanyak yang terdapat pada protoplasma antara lain adalah O, C, dan H. Jadi, jawaban yang peling tepat untuk pertanyaan di atas adalah a. O, C, dan H. Bagaimana jawaban ini bisa muncul? Simak penjelasannya berikut ini.

https://pixabay.com/id/users/publicdomainpictures-14/

Pertama, kamu harus tahu lebih dulu pengertian protoplasma. Protoplasma adalah cairan yang mengisi sel dan merupakan komponen utama dari sel yang hidup. Mengutip dari buku Biologi Umum, Adewidar M. Pata’dungan, Vonnisye, dkk, Media Sains Indonesia, 2023, protoplasma umumnya terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen anorganik dan organik.

Komponen anorganik protoplasma antara lain adalah:

  • Air (H2O) yang membantu transportasi nutrisi dan limbah antar sel, mempertahankan keseimbangan cairan dan membantu mencegah kerusakan pada sel.

  • Garam-garam mineral, berperan dalam mempertahankan keseimbangan cairan dan ion dalam protoplasma dan mempengaruhi aktivitas enzim, kontraktilitas sel, dan potensial seluler.

  • Oksigen (O), sebagai akseptor elektron dalam proses respirasi seluler, membantu mengubah energi kimia menjadi energi listrik yang digunakan oleh sel.

  • Karbon (C), berfungsi untuk membantu mengatur pH dalam sel

  • Nitrogen (N), memiliki peran dalam membangun bahan-bahan penting seperti asam nukleat, protein, dan karbohidrat.

  • Amonia (NH3), fungsinya untuk menjaga keseimbangan asam-basa dalam protoplasma.

  • Hidrogen (H), berperan dalam keseimbangan asam-basa (pH) sel dan membantu mengatur proses-proses biokimia seperti pembentukan ATP (Adenosine Triphosphate), yang merupakan sumber energi utama sel.

Sementara, komponen organik terdiri atas:

  • Karbohidrat, dalam bentuk gula seperti glukosa dan fruktosa umumnya akan digunakan sebagai sumber energi sel.

  • Lipid, berfungsi sebagai sumber energi dan bahan baku, membantu menyimpan energi dan membangun membran sel.

  • Protein, berperan dalam banyak proses biokimia seperti kontraktil, enzimatik dan transportasi.

  • Enzim

  • Vitamin

  • Hormon

Jika melihat dari keseluruhan komponen-komponen dalam protoplasma dan diurai menjadi unsur-unsurnya, terlihat bahwa Unsur terbanyak yang terdapat pada protoplasma antara lain adalah Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O). (DNR)