4 Adab Bertamu menurut Islam yang Bisa Diterapkan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Adab bertamu menurut Islam harus diketahui dan dipahami oleh setiap muslim. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk tetap menjalin silaturahmi dengan kerabat atau teman. Namun, ada adab yang harus dilakukan ketika bertamu ke rumah orang lain.
Sayangnya, tidak semua orang menerapkan adab bertamu. Padahal, adab ini harus dilakukan agar hubungan tetap terjalin dengan baik.
Adab Bertamu menurut Islam
Mengutip dari Pelajaran Adab Islam 1, Suhendri dan Syukri (2022:73), bertamu merupakan salah satu cara untuk menyambung silaturahmi dalam Islam. Namun, bertamu tidak bisa dilakukan seenaknya, ada adab yang harus diperhatikan.
Berikut beberapa adab bertamu menurut Islam dan penjelasannya.
1. Mengucapkan Salam
Salah satu adab bertamu adalah mengucapkan salam. Rasulullah saw. mengajarkan bahwa seseorang yang bertamu harus mengucapkan salam dan meminta izin untuk masuk.
Allah Swt. berfirman.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَّرُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat." (QS An-Nuur ayat 27)
2. Meminta Izin Maksimal 3 Kali
Adab bertamu berikutnya adalah meminta izin maksimal sebanyak 3 kali.
Rasulullah saw. bersabda.
Dari Abu Musa Al-Asy'ary ra., dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Minta izin masuk rumah itu tiga kali, jika diizinkan untuk kamu (masuklah) dan jika tidak maka pulanglah!'" (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Dianjurkan Memberikan Hadiah Kepada Tuan Rumah
Umat muslim dianjurkan untuk memberikan hadiah kepada orang lain. Begitu pula ketika bertamu, akan lebih baik jika tamu membawakan hadiah untuk tuan rumah.
Rasulullah saw. bersabda.
"Hendaklah kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai." (HR Bukhari)
4. Tidak Bertamu Terlalu Lama
Adab bertamu berikutnya adalah tidak bertamu terlalu lama. Alasannya adalah dikhawatirkan tuan rumah merasa tidak nyaman.
Rasulullah saw. bersabda.
"Menjamu tamu adalah tiga hari, adapun memuliakannya sehari semalam dan tidak halal bagi seorang muslim tinggal pada tempat saudaranya sehingga ia menyakitinya." Para sahabat berkata: "Ya Rasulullah, bagaimana menyakitinya?" Rasulullah SAW berkata, "Sang tamu tinggal bersamanya sedangkan ia tidak mempunyai apa-apa untuk menjamu tamunya." (HR Baihaqi)
Baca juga: Hukum Hadiah dalam Ajaran Islam dan Adab yang Harus Diperhatikan
Demikian beberapa adab bertamu menurut Islam yang penting untuk diketahui agar bisa diterapkan. Semoga bisa menambah wawasan mengenai adab dalam Islam. (KRIS)
