4 Alasan Harus Mengendalikan Diri agar Dapat Mencegah Terjadinya Konflik SARA

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
24 April 2024 17:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi mengapa kita harus mengendalikan diri agar dapat mencegah terjadinya konflik sara - Sumber: pixabay.com/wal_172619
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa kita harus mengendalikan diri agar dapat mencegah terjadinya konflik sara - Sumber: pixabay.com/wal_172619
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Mengapa kita harus mengendalikan diri agar dapat mencegah terjadinya konflik sara? Konflik SARA adalah ketegangan yang muncul dari perbedaan-perbedaan aspek identitas seperti suku, agama, ras, dan latar belakang antargolongan atau kelas sosial.
ADVERTISEMENT
Konflik semacam ini seringkali timbul ketika perbedaan-perbedaan ini dipertegas atau dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu. Umumnya mereka yang memiliki kepentingan politik, ekonomi, atau sosial tertentu.

Mengapa Kita Harus Mengendalikan Diri agar Dapat Mencegah Terjadinya Konflik SARA?

Ilustrasi mengapa kita harus mengendalikan diri agar dapat mencegah terjadinya konflik sara? - Sumber: pixabay.com
Konflik SARA tidak selalu bermula terjadi karena perbedaan, tetapi bisa juga karena penyalahgunaan atau pemaksaan perbedaan tersebut untuk kepentingan politik atau kekuasaan. Dalam beberapa kasus, konflik SARA dipicu olehdiskriminasi atau ketidakadilan terus-menerus.
Berdasarkan buku Explore Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jilid 3 untuk SMP/MTs Kelas IX, Sri Untari; Ginawan Rianto, (2019), mengendalikan diri adalah kunci penting dalam mencegah terjadinya konflik SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).
Berikut adalah empat alasan mengapa kita harus mengendalikan diri agar dapat mencegah terjadinya konflik SARA:
ADVERTISEMENT

1. Mencegah Eskalasi Konflik

Ketika emosi mengambil alih kendali, reaksi impulsif dan agresif dapat memicu eskalasi konflik antara pihak yang berbeda latar belakang SARA. Dengan mengendalikan diri, seseorang dapat menahan diri dari bereaksi secara emosional yang berpotensi memperburuk situasi dan menyebabkan konflik yang lebih besar.

2. Membangun Empati dan Pengertian

Mengendalikan diri menjadi kesempatan seseorang untuk mempertimbangkan perspektif orang lain dengan lebih baik. Dapat membantu dalam mengembangkan empati dan pengertian terhadap masalah perbedaan budaya, agama, dan latar belakang rasial.

3. Membuka Ruang Dialog dan Mediasi

Saat seseorang mampu mengendalikan emosinya, artinya dapat lebih efektif berpartisipasi dalam dialog yang konstruktif dan mediasi untuk menyelesaikan konflik. Kemampuan untuk berkomunikasi secara rasional dan terbuka membantu mengidentifikasi akar masalah an mencari solusi yang memuaskan semua pihak.

4. Mendukung Pembangunan Masyarakat Multikultural yang Harmonis

Dengan mengendalikan diri, setiap orang berkontribusi pada menciptakan lingkungan sosial yang inklusif dan harmonis. Hal ini penting bagi kehidupan bersama yang damai dan memperkuat ikatan antarindividu dan antarkelompok dalam masyarakat multikultural.
ADVERTISEMENT
Kesimpulannya, mengapa kita harus mengendalikan diri agar dapat mencegah terjadinya konflik SARA karena membuka peluang bagi setiap orang untuk bertindak dengan bijaksana. Termasuk mendukung toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan. (DNR)