4 Ciri-Ciri Kalimat Efektif dalam Bahasa Indonesia yang Harus Diketahui Pelajar

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap pelajar sudah seharusnya untuk mempunyai pemahaman tentang ciri-ciri kalimat efektif dalam kaidah penulisan bahasa Indonesia. Pasanya, pemahaman ini akan membantu pelajar dalam membuat tulisan berbahasa Indonesia, baik artikel, naskah, cerita, maupun bentuk tulisan lainnya.
Pemahaman tentang ciri-ciri kalimat efektif ini sangat diperlukan untuk mempermudah pembaca dalam memahami isi bacaan. Selain itu, penguasaan tentang kalimat efektif pun diperlukan untuk menghindari terjadinya multitafsir dari suatu bacaan.
Lantas Apa Saja Ciri-Ciri Kalimat Efektif dalam Bahasa Indonesia?
Secara umum, ciri-ciri kalimat efektif adalah tidak bertele-tele alias langsung menuju pada poin utama. Namun, untuk dapat mengidentifikasi suatu kalimat termasuk kalimat efektif atau bukan, kita memerlukan informasi tentang ciri-ciri lainnya.
Berikut adalah empat ciri-ciri kalimat efektif dalam bahasa Indonesia yang mengutip dari buku berjudul Smart Plus Inti Materi Bank Soal Full Pembahasan Pegangan Belajar Siswa 7-8-9 SMP karya Tim Presiden Eduka (2020: 714).
Mempunyai subjek dan predikat.
Tidak terdapat pengulangan kata yang sama.
Tidak ambigu (bermakna ganda/tidak jelas).
Jelas maksudnya/tidak bertele-tele.
Selain empat ciri tersebut, ada pula ciri lain dari kalimat efektif. Berikut adalah penjelasan tentang ciri-ciri kalimat efektif yang mengutip dari Akhadiah, dkk. dalam Nuryaningsih (2021: 16) pada buku yang berjudul Menyusun Kalimat Efektif dengan CLL (Community Language Learning).
Kesepadanan;
Kesejajaran bentuk;
Penekanan;
Kehematan dalam mempergunakan kata; dan
Kevariasian dalam struktur kalimat.
Baca juga: Cara Membuat dan Contoh Kerangka Tulisan dalam Artikel Populer
Setelah menyimak uraian ciri-ciri dari kalimat efektif, kini saatnya kita untuk mengenali kalimat efektif. Simak paragraf di bawah ini dengan saksama untuk menemukan kalimat yang tidak efektif.
(1) Tanaman hias mempunyai banyak manfaat bagi manusia. (2) Contoh manfaat yang paling umum dari tanaman hias adalah mempercantik tampilan rumah. (3) Selain itu, beberapa jenis tanaman hias juga mempunyai manfaat untuk mengusir nyamuk. (4) Misalnya, tanaman hias bunga lavender yang sangat cocok untuk digunakan sebagai media pengusir nyamuk dan serangga.
Paragraf di atas menjelaskan tentang manfaat tanaman hias. Sekilas, paragraf tersebut mempunyai tampilan yang padu.
Namun, bila kita membacanya lebih lanjut ada satu kalimat yang tidak efektif. Kalimat tersebut adalah kalimat nomor (4) sebab kalimat tersebut tidak mempunyai kesepadanan kata dengan kalimat-kalimat lain.
Kalimat nomor (4) menggunakan kata “digunakan” yang mencirikan kalimat pasif. Padahal kalimat nomor (1), (2), dan (3) adalah kalimat aktif.
Sekian pembahasan tentang ciri-ciri kalimat efektif dalam penulisan bahasa Indonesia. Selamat mencoba untuk belajar menulis dengan kalimat efektif, ya! (AA)
