Konten dari Pengguna

4 Faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Pernapasan Manusia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi faktor yang mempengaruhi frekuensi pernapasan, sumber foto: unsplash.com/Eli DeFaria
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi faktor yang mempengaruhi frekuensi pernapasan, sumber foto: unsplash.com/Eli DeFaria

Oksigen merupakan salah satu bagian penting bagi manusia. Oksigen didapatkan dari proses pernapasan. Dalam kehidupan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi frekuensi pernapasan tersebut.

Faktor tersebut dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari diri manusia itu sendiri sampai faktor lingkungan. Misalnya adalah kondisi fisik, umur, jenis kelamin dan beberapa hal lainnya.

4 Faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Pernapasan

Ilustrasi faktor yang mempengaruhi frekuensi pernapasan, sumber foto: unsplash.com/Karsten Winegeart

Dikutip dari buku Biologi SMP VIII karya Tim Matrix Media Literata, (Grasindo) dijelaskan bahwa proses pernapasan adalah proses pertukaran gas dengan lingkungannya. Sistem pernapasan juga biasa dikenal dengan sistem respirasi.

Pada prosesnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi frekuensi pernapasan sebagai usaha untuk memperoleh oksigen. Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Usia

Faktor pertama yang mempengaruhi frekuensi pernapasan manusia adalah faktor usia. Dalam beberapa penelitian menjelaskan bahwa anak-anak memiliki frekuensi pernapasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa.

Artinya semakin bertambah umur seseorang maka frekuensi pernapasannya akan semakin menurun. Hal tersebut merupakan kondisi alami dari tubuh manusia itu sendiri menyusul menurunnya kemampuan organ pernapasan manusia.

2. Jenis Kelamin

Faktor kedua yang mempengaruhi frekuensi pernapasan pada manusia adalah jenis kelamin. Laki-laki dan perempuan memiliki frekuensi pernapasan yang berbeda karena disebabkan perbedaan kapasitas paru-paru yang dimiliki.

Laki-laki memiliki kapasitas paru-paru yang lebih besar jika dibandingkan dengan perempuan. Sehingga perempuan memiliki frekuensi pernapasan yang lebih banyak dari laki-laki.

3. Suhu Tubuh

Suhu tubuh menjadi faktor lain yang mempengaruhi frekuensi pernapasan manusia. Ketika suhu tubuh meningkat, misalnya setelah melakukan aktivitas atau olahraga maka frekuensi pernapasan manusia juga akan meningkat. Hal tersebut bertujuan untuk pendinginan.

4. Penyakit

Penyakit menjadi faktor lain yang mempengaruhi frekuensi pernapasan manusia. Karena beberapa penyakit bisa menurunkan frekuensi pernapasan maupun sebaliknya yaitu menaikkan frekuensi pernapasan manusia.

Misalnya terjadinya penyumbatan saluran pernapasan atau stroke akan menurunkan frekuensi pernapasan. Tapi penyakit seperti demam, dehidrasi dan beberapa penyakit lain bisa meningkatkan frekuensi pernapasan manusia.

Baca juga: Organ Penyusun Sistem Pernapasan Manusia Beserta Fungsinya

Penjelasan di atas merupakan faktor yang mempengaruhi frekuensi pernapasan pada manusia. Sebenarnya masih ada faktor lainnya, misalnya ketika berada di gunung atau ketinggian. (WWN)