Konten dari Pengguna

4 Fungsi Access Point pada Jaringan Internet dan Pengertiannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Fungsi Access Point. Sumber: Unsplash/Campaign Creators
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Fungsi Access Point. Sumber: Unsplash/Campaign Creators

Internet adalah salah satu kebutuhan utama mayoritas orang pada era digital seperti saat ini. Access point merupakan hal yang tidak terpisahkan dari internet. Fungsi access point pada jaringan internet salah satunya adalah sebagai DHCP server.

Ketika menggunakan Wi-Fi, pengguna harus memasukkan password yang benar agar bisa terhubung. Access point merupakan perangkat keras yang digunakan untuk menghubungkan atau menolak perangkat yang akan terhubung ke jaringan internet.

Pengertian dan Fungsi Access Point pada Jaringan Internet

Ilustrasi untuk Fungsi Access Point. Sumber: Unsplash/Christin Hume

Dikutip dari Panduan Bijak Belajar Internet untuk Anak, Anhar (2016:6), pengertian internet adalah sistem pada jaringan komputer yang saling terhubung dengan menggunakan Sistem Global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket yang melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

Internet merupakan singkatan dari interconnected networking. Penggunaan internet tidak lepas dari access point. Perangkat ini biasanya ada di kantor yang memiliki banyak karyawan agar bisa terhubung ke jaringan internet untuk masalah pekerjaan.

Pengertian access point adalah perangkat keras jaringan komputer yang menghubungkan piranti tanpa kabel dengan jaringan internet lokal dengan teknologi seperti bluetooth, Wi-Fi, dan sebagainya.

Access point juga sering disebut sebagai WLAN atau Wireless Local Area Network. Adapun fungsi access point adalah sebagai berikut.

  1. Berfungsi sebagai DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol server, jadi dapat memberikan alamat IP pada tiap perangkat yang terhubung.

  2. Mengatur akses pada perangkat berdasarkan MAC address. MAC address adalah suatu identifikasi unik yang ada pada network card perangkat.

  3. Mengganti fungsi hub yang menghubungkan jaringan lokal tanpa kabel (nirkabel) dengan jaringan kabel.

  4. Memberi fitur keamanan berupa WEP (Wired Equivalent Privacy) dan WAP (Wireless Application Protocol). WEP adalah pengamanan jaringan nirkabel yang dilengkapi dengan autentifikasi kecocokan kunci yang diberikan oleh klien pada access point.

    Adapun WAP adalah metode keamanan yang dibuat sebagai pelengkap untuk WEP dengan cara menambahkan decryption.

Access point sangat bermanfaat karena dengan adanya perangkat ini maka sinyal Wi-Fi bisa menjangkau seluruh ruangan atau area, meskipun terhalang dengan sekat atau tembok.

Baca juga: Perbedaan Jaringan Intranet dan Internet yang Penting Diketahui Pengguna

Jadi, ada banyak fungsi access point pada jaringan internet, misalnya sebagai DHCP server. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan mengenai internet. (KRIS)