Konten dari Pengguna

4 Jenis Majas dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Jenis Majas dan Contohnya. Sumber: Unsplash/Prasanna Kumar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Jenis Majas dan Contohnya. Sumber: Unsplash/Prasanna Kumar

Majas adalah salah satu materi yang dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Majas kerap digunakan dalam berbagai karya sastra. Terdapat sejumlah jenis majas dan contohnya yang perlu dipelajari.

Selain digunakan dalam karya sastra, majas juga bisa digunakan dalam percakapan sehari-hari. Majas digunakan karena dapat membuat kata-kata lebih berwarna dan penuh makna.

Jenis Majas dan Contohnya untuk Dipelajari

Ilustrasi untuk Jenis Majas dan Contohnya. Sumber: Unsplash/Priscilla Du Preez

Apa itu majas? Mengutip dari Kumpulan Peribahasa, Majas, dan Ungkapan Bahasa Indonesia, Wulandari (2024:173), majas adalah gaya bahasa yang melukiskan sesuatu dengan cara menyamakannya dengan sesuatu yang lain.

Majas digunakan untuk mengungkapkan pernyataan yang bersifat menegaskan, membandingkan, mempertentangkan, menyindir, dan mengulang. Jenis-jenis majas adalah majas perbandingan, sindiran, penegasan, dan pertentangan.

Majas-majas tersebut dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasan beberapa jenis majas dan contohnya.

1. Majas Perbandingan

Majas perbandingan merupakan majas yang membandingkan satu objek dengan objek lainnya. Majas ini dibagi menjadi beberapa macam, berikut beberapa di antaranya.

  • Majas alegori: majas yang menyatakan sesuatu dengan kiasan. Contohnya adalah ‘Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas, kadang pula di bawah.’

  • Majas personifikasi: majas yang membandingkan manusia dengan benda mati. Contohnya, ‘Angin, sampaikan salamku padanya.’

2. Majas Sindiran

Majas sindiran merupakan majas yang digunakan untuk menyatakan sesuatu dengan tujuan menyindir. Majas sindiran dibagi menjadi beberapa macam. Berikut beberapa majas dan contohnya.

  • Majas ironi: majas ini menyembunyikan fakta dan justru mengatakan hal yang sebaliknya. Contohnya adalah ‘Merdu sekali suaranya sampai tidak ada orang yang ingin mendengarnya.’

  • Majas sinisme: majas yang sifatnya mencemooh ide atau pemikiran seseorang. Contohnya, ‘Omongannya sombong sekali, tapi dia cuma berani di kandang sendiri.’

3. Majas Penegasan

Majas penegasan merupakan majas yang menyatakan sesuatu secara tegas.Majas ini dikelompokkan menjadi beberapa macam majas. Berikut beberapa di antaranya.

  • Majas pleonasme: majas yang menggunakan keterangan pada kalimat yang sudah jelas. Contohnya, ‘Peserta yang namanya dipanggil, tolong segera maju ke depan.’

  • Majas retorika: majas berbentuk kalimat tanya yang tidak membutuhkan jawaban. Contohnya adalah, ‘Siapa yang tidak ingin terlahir kaya raya?’

4. Majas Pertentangan

Majas pertentangan merupakan majas yang mengungkapkan suatu hal dengan mempertentangkan dengan hal lain. Majas ini dibagi menjadi beberapa macam. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Majas litotes: majas yang menggunakan ungkapan untuk merendahkan diri. Contohnya adalah, ‘Selamat datang di gubukku yang sederhana ini.’

  • Majas paradoks: majas yang berisi pertentangan antara kenyataan dengan fakta. Contohnya, ‘Dia hanya bisa tersenyum, meskipun hatinya terasa sedih saat mengantar kepergian sahabatnya.’

Baca juga: Majas Gunung, Berlian, Singa, Perahu, dan Penjelasannya beserta Majas Lainnya

Sekian penjelasan mengenai beberapa jenis majas dan contohnya. Pelajari jenis-jenis majas dan contoh tersebut untuk menambah wawasan. (KRIS)