Konten dari Pengguna

4 Jenis Pakaian Adat NTB beserta Keunikan Bentuk dan Filosofinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pakaian adat NTB, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pakaian adat NTB, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Nusa Tenggara Barat atau NTB merupakan suatu provinsi yang berada di kepulauan Nusa Tenggara, Indonesia. Daerah ini menyimpan kekayaan budaya, salah satunya adalah pakaian adat. Jenis-jenis pakaian adat NTB memiliki keunikan tersendiri dari segi bentuk maupun filosofinya.

Mengutip buku Mengenal Seni dan Budaya Indonesia oleh Rizky & Wibisono (2012), provinsi NTB memiliki keunikan tersendiri karena menjadi tempat bertemunya tiga kebudayaan besar, yakni Jawa Kuno, Islam, dan Hindu Bali.

Hal ini juga menjadi salah satu faktor mengapa pakaian adat asal provinsi tersebut cenderung unik karena dihasilkan dari percampuran kebudayaan tersebut.

4 Jenis Pakaian Adat NTB beserta Keunikan Bentuk dan Filosofinya

Ilustrasi pakaian adat NTB, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Apa saja jenis-jenis baju adat NTB dan apa saja keunikannya? Simak penjelasannya di artikel ini:

1. Busana Adat Lambung

Lambung adalah baju adat NTB yang dipakai oleh wanita pada saat menyambut kehadiran tamu dan pada saat upacara adat Mendakin.

Baju ini berwarna hitam dengan kerah berbentuk “V” yang tanpa lengan. Pakaian adat ini juga dihiasi manik-manik di tepian jahitan. Baju lambung juga dilengkapi dengan selendang yang bercorak Ragi Genep. Bahan pembuatan selendang ini adalah kain songket asli Suku Sasak.

2. Pakaian Adat Pegon

Pakaian adat pegon merupakan pakaian yang dipakai khusus untuk kaum laki-laki. Menurut sejarah, pakaian ini merupakan hasil adaptasi dari kebudayaan Jawa dan Eropa yang dibawa ke Nusa Tenggara Barat.

Baju ini merupakan setelan jas hitam yang bawahannya dikenakan wiron atau cute batik bermotif nangka. Sedangkan bahannya menggunakan kain pelung hitam.

Aksesoris yang digunakan pakaian ini meliputi ikat pinggang kain songket yang bersulam benang emas, keris, dan ikat kepala yang bentuknya menyerupai udeng khas Bali.

Khusus bagi para pemangku adat, maka diperlukan asesoris tambahan berupa selendang umbak berwarna merah, putih, dan hitam yang panjangnya sekitar 4 meter.

3. Busana Adat Suku Bima

Baju adat suku Bima juga akrab disebut dengan nama Rimpu. Karakteristik dari Rimpu menyerupai bentuk mukena, yang mana satu bagian menutupi kepala hingga perut, sementara satu bagian lainnya menutupi perut sampai kaki. Dari baju adat ini dapat diketahui bahwaa budaya Islam sangat berpengaruh terhadap suku Bima.

4. Pakaian Adat Donggo Sambori

Baju adat donggo sambori memiliki karakteristik berupa warna yang dominan hitam. Pakaian ini erat kaitannya dengan ritual kematian. Bentuknya yakni berlengan pendek dan digunakan oleh wanita dewasa maupun remaja.

Itulah jenis-jenis pakaian adat NTB yang unik dan menggambarkan kebudayaan khas NTB. Hingga kini, beragam jenis pakaian adat tersebut masih dilestarikan oleh masyarakat NTB.

(DLA)