Konten dari Pengguna

4 Karakteristik Planet Neptunus dalam Tata Surya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Karakteristik Planet Neptunus  Sumber Unsplash/NASA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Karakteristik Planet Neptunus Sumber Unsplash/NASA

Setiap planet dalam tata surya memiliki karakteristik khususnya masing-masing. Karakteristik planet Neptunus cukup berbeda dan berfungsi sebagai pembeda dari planet lain.

Planet adalah salah satu benda angkasa dalam sistem tata surya. Planet merupakan benda angkasa terbesar dalam tata surya setelah matahari.

Mengenal 4 Karakteristik Planet Neptunus

Ilustrasi Karakteristik Planet Neptunus Sumber Unsplash/NASA

Karakteristik planet dapat dilihat berdasarkan ukuran, warna, bentuk, suhu, dan unsur pembentuknya. Berdasarkan buku Planet dan Satelit, Viyanti (2021:92), berikut adalah 4 karakteristik planet Neptunus yang menarik diketahui.

1. Planet Es

Planet Neptunus merupakan planet yang menempati urutan terakhir dalam tata surya. Planet ini juga merupakan planet dengan jarak terjauh dari matahari.

Berdasarkan unsur penyusunnya, planet Neptunus tergolong dalam kelompok planet jovian, karena sebagian besar materi penyusunnya adalah es.

Neptunus tersusun atas sepertiga air, batuan, hidrogen, dan helium. Air di planet Neptunus tidak dapat berbentuk cairan, melainkan es, yang kemudian menjadikan planet Neptunus disebut dengan planet es.

2. Planet Biru Bercincin

Planet Neptunus ditemukan pada tahun 1846. Planet ini diakui sebagai salah satu planet dengan ukuran besar dalam tata surya, dengan diameter mencapai 49.530 kilometer.

Warna biru yang dimiliki oleh planet Neptunus, adalah akibat keberadaan gas metana pada atmosfer planet. Neptunus memiliki enam buah cincin dengan tiga cincin utama.

3. Elektron Bebas

Meskipun sebagian besar unsur penyusun planet adalah es dan gas, namun planet ini memiliki inti yang terbentuk dari batuan. Di sekitar inti bebatuan planet ini terdapat samudra yang sangat luas.

Air samudra di planet Neptunus mengandung banyak elektron bebas, sehingga disebut dengan samudra ionik yang reaktif. Selain air samudranya yang reaktif, planet Neptunus juga memiliki geiser.

4. Bintik Hitam Besar dan Bulan Triton

Planet Neptunus memiliki satu satelit yang melakukan gerak orbit mengelilingi planet induk dengan arah gerak berlawanan. Triton merupakan satelit planet Neptunus yang berputar berlawanan arah dengan gerakan planet induk.

Suhu permukaan Triton juga merupakan yang terdingin dalam tata surya, yaitu -237,6°C. Selain memiliki satelit atau bulan Triton yang unik, planet Neptunus juga memiliki bintik hitam.

Bintik hitam ini dihasilkan oleh badai anticyclonic. Bintik hitam pada planet Neptunus dapat dilihat dari luar angkasa, dan menghasilkan awan yang menyerupai awan citrus berwarna putih.

Baca juga: Karakteristik Venus yang Menarik untuk Dipelajari

Karakteristik planet Neptunus membuatnya tidak bisa dihuni oleh makhluk hidup. Planet ini memiliki iklim ekstrem, karena berada jauh dari matahari.(DK)