Konten dari Pengguna

4 Kiat dan Contoh Cara WA Guru yang Sopan untuk Tanya Tugas

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Cara WA Guru yang Sopan. Sumber: Unsplash/Annie Spratt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Cara WA Guru yang Sopan. Sumber: Unsplash/Annie Spratt

Beberapa pelajar kerap mengalami kekhawatiran atau kebingungan untuk mengirim chat WhatsApp (WA) kepada guru. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah mempelajari kiat serta contoh cara WA guru yang sopan.

Hal tersebut dapat membantu pelajar memperoleh gambaran tentang bagaimana mengirim pesan yang sopan. Selain itu, kiat dan cara tersebut juga membantu pelajar untuk melakukan komunikasi efektif dengan guru, meskipun lewat pesan daring.

4 Kiat dan Contoh Cara WA Guru yang Sopan

Ilustrasi Contoh Cara WA Guru yang Sopan. Sumber: Unsplash/Annie Spratt

WhatsApp (WA) merupakan platform komunikasi yang menjadi sarana bagi pengguna internet untuk melakukan komunikasi secara online. Pengguna internet dapat melakukan komunikasi secara daring dengan berbagai pihak, termasuk guru.

Namun, beberapa pelajar kerap mengalami kebingungan tentang cara mengirim chat WA kepada guru karena khawatir mengganggu, tidak sopan, dan sejenisnya. Masalah tersebut dapat diatasi jika pelajar mengetahui kiatnya.

Berikut adalah empat kiat dan contoh cara WA guru yang sopan untuk melengkapi pemahaman pelajar.

1. Tulis Salam dan Perkenalkan Diri

Kiat pertama adalah selalu menulis salam serta perkenalan diri. Hal tersebut penting karena salam merupakan tanda hormat dan perkenalan diri merupakan langkah yang membantu guru mengetahui sosok pengirim pesan secara jelas. Contoh kalimatnya, yaitu:

  • Assalamu’alaikum Wr. Wb., Bu Tika. Saya Tiki dari kelas XI MIPA 1.

  • Selamat siang, Bu Tika. Perkenalkan saya Tiki dari kelas XI MIPA 1.

  • Selamat siang, Bu Tika, Saya murid dari kelas XI MIPA 1.

2. Minta Maaf karena Mengganggu

Kiat selanjutnya adalah menyampaikan permohonan maaf karena mengganggu. Hal tersebut penting sebab guru bisa saja sedang sibuk saat pelajar mengirimkan chat untuk menanyakan tugas kepadanya. Contoh kalimat lengkapnya, yaitu:

  • Selamat siang, Bu Tika. Saya Tiki dari kelas XI MIPA 1. Mohon maaf bila saya mengganggu waktu Ibu.

  • Selamat siang, Bu Tika. Saya Tiki dari kelas XI MIPA 1. Mohon maaf bila saya mengganggu akhir pekan Ibu.

  • Selamat siang, Bu Tika. Saya Tiki dari kelas XI MIPA 1. Sebelumnya, saya mohon maaf jika saya mengganggu waktu Ibu.

3. Sampaikan Maksud secara Jelas

Pelajar perlu menyampaikan maksud secara jelas chat guru, baik untuk menanyakan tugas, diskusi, maupun keperluan pendidikan lainnya. Hal ini penting untuk mencapai komunikasi efektif.

Dikutip dari buku Seni Komunikasi (Membangun Keterampilan Komunikasi yang Kuat di Era Digital), Olifia, dkk. (2024: 102), komunikasi efektif adalah kemampuan untuk menyampaikan pesan atau informasi dengan jelas, tepat, dan dapat dipahami oleh penerima pesan.

Guna mencapai komunikasi yang efektif, pelajar perlu menulis setiap kata dengan jelas alias tidak disingkat. Penyingkatan kata dalam chat memungkinkan terjadinya kesalahpahaman atau miskomunikasi. Contoh penulisan yang tepat, yaitu:

Saya ingin bertanya tentang tugas mata pelajaran Biologi, Bu.

Kalimat di atas lebih mudah dimengerti daripada menyingkatnya menjadi “Sy ingin bertanya ttg tgs mata pelajaran Biologi, Bu”. Oleh karena itu, penyingkatan kata harus dihindari saat menghubungi guru.

4. Tutup dengan Salam dan Terima kasih

Pelajar juga perlu menutup pesan dengan salam dan terima kasih. Salam dan terima kasih merupakan kalimat yang menunjukkan sopan santun. Contoh kalimatnya, yaitu:

  • Terima kasih, Bu Tika. Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

  • Terima kasih, Bu Tika. Selamat siang.

Baca juga: 4 Kewajiban Siswa Selain Mengikuti Pendidikan Dasar

Kiat dan contoh cara WA guru yang sopan di atas merupakan pelengkap referensi bagi pelajar agar bisa berkomunikasi dengan baik, meskipun lewat chat atau pesan singkat. Kiat tersebut juga dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya miskomunikasi. (AA)