4 Manfaat Puasa Bagi Ibu Menyusui

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan dapat menjadi dilema tersendiri bagi para ibu yang sedang menyusui. Di satu sisi, mereka ingin menjalankan ibadah yang hanya dapat dilakukan setahun sekali tersebut. Namun, di sisi lain harus memberikan gizi yang mencukupi untuk anaknya melalui ASI. Mengacu pada permasalahan tersebut, tidak selayaknya hal ini menjadi kebimbangan jika Anda mengetahui manfaat puasa bagi ibu menyusui.
Pada dasarnya, berpuasa bagi ibu menyusui sah-sah saja, asalkan ia kuat—baik secara fisik maupun psikisnya. Di samping itu, bayi yang sedang dalam masa disusui juga tidak kekurangan ASI.
Manfaat Puasa Bagi Ibu Menyusui
Dikutip dari artikel ilmiah berjudul Puasa Lancar, Menyusui Aman oleh LPPM IBP University (31/8/2009), ternyata ibadah puasa yang dilakukan oleh ibu menyusui tidak mengurangi komposisi maupun kandungan ASI yang dimilikinya. Dengan pola sahur dan berbuka puasa yang baik, maka Anda bisa tetap menjalankan ibadah puasa dengan lancar.
Dalam buku Terapi Puasa oleh A.J. ash-Shawi (2006: 117) juga diterangkan bahwa puasa bagi orang yang sakit, musafir, manula atau ibu hamil/menyusui sesungguhnya lebih utama dan bermanfaat nilainya, selama tidak memberatkan dan membahayakan dirinya.
Mengacu pada pernyataan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa ada banyak manfaat puasa bagi ibu menyusui. Adapun manfaat tersebut diantaranya sebagai berikut.
Memperkuat Imun Tubuh
Riset membuktikan bahwa berpuasa dapat mencegah munculnya berbagai penyakit, baik dilakukan oleh normal maupun ibu hamil/menyusui. Ketika berpuasa, tubuh akan steril dan imunitas akan meningkat.
Terhindar dari Obesitas
Manfaat puasa bagi ibu menyusui yang berikutnya yaitu dapat terhindar dari obesitas. Selain itu, berpuasa bagi ibu menyusui juga dapat mencegah dari berbagai penyakit berbahaya seperti gangguan jantung, penyumbatan pembuluh darah, penebalan pembuluh nadi dan lain-lain.
Menyehatkan Sistem Pencernaan
Ketika berpuasa, mesin-mesin pencernaan akan mampu menjalankan fungsinya lebih sempurna karena asupan makanan berhenti di suplai selama lebih dari 10 jam. Hal ini juga dapat membantu mengistirahatnkan sistem pencernaan, sehingga fungsinya dapat tetap terjaga dan terhindar dari kerusakan.
Menjaga Kesehatan Psikologis Ibu
Ketika berpuasa, maka kesehatan mental seorang ibu menyusui akan lebih terkontrol. Hal ini sebagai upaya meredam amarah dari berbagai hal yang mungkin dapat memicu emosional. Sehingga, ketika menjalankan puasa secara aktif, maka seorang ibu menyusui dapat lebih mampu menjaga kondisi psikologisnya.
Demikian manfaat puasa bagi ibu menyusui. Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan dan semangat untuk para ibu menyusui dalam menjalankan puasa.(DHA)
.
