4 Metode dalam Berpidato dan Struktur Penulisannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan dan jelaskan metode dalam berpidato! Perintah soal ini merupakan bagian dari tugas Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 10.
Pidato adalah penyampaian informasi, atau gagasan dari pembicara kepada khalayak ramai. Pidato umumnya disampaikan secara lisan dalam acara-acara resmi.
Sebutkan dan Jelaskan Metode dalam Berpidato! Ini Penjelasannya
Dalam berlatih pidato, terdapat beberapa metode yang dapat digunakan. Dikutip dari buku Think Smart Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X, Ismail Kusmayadi (2008:43), berikut adalah jawaban untuk soal sebutkan dan jelaskan metode dalam berpidato.
1. Metode Menghafal
Berpidato dengan metode menghafal dilakukan dengan cara menghafalkan naskah pidato yang telah disusun. Pidato dengan metode ini dapat digunakan untuk pidato pendek dalam situasi yang resmi.
2. Metode Naskah
Metode ini sering dipakai dalam pidato resmi. Metode ini digunakan dengan cara membacakan naskah yang telah disusun.
3. Metode Ekstemporan
Metode ini dianggap paling ideal. Naskah pidato berfungsi sebagai catatan materi yang akan disampaikan.
4. Metode Impromptu
Pada metode impromptu (serta merta), penyajiannya berdasarkan kebutuhan sesaat. Tidak ada persiapan sama sekali.
Pembicara berbicara hanya berdasarkan pengetahuan dan kemahirannya. Metode ini hanya digunakan oleh pembicara yang telah memiliki jam terbang tinggi.
Struktur Penulisan Naskah Pidato
Adapun struktur penulisan naskah pidato terdiri atas bagian berikut ini.
1. Pembuka
Contoh bagian pembuka pidato, adalah sebagai berikut:
Bapak/Ibu guru yang saya hormati, serta rekan-rekan yang saya banggakan, pertama-tama saya panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt.
2. Isi
Contoh bagian isi pidato, yaitu.
Hadirin yang saya hormati,
Seminar ini diadakan bukan tanpa tujuan. Tujuan pokok seminar ini adalah untuk meningkatkan mutu pengajaran bahasa, terutama bahasa Indonesia dan bahasa daerah.
Bahasa yang digunakan baik sebagai sarana komunikasi, maupun sebagai unsur dan pendukung kebudayaan Indonesia.
3. Penutup
Contoh bagian penutup pidato, adalah sebagai berikut.
Seminar ini diadakan dengan harapan dapat menghasilkan sesuatu yg bermanfaat bagi kemajuan pengajaran dan pengembangan bahasa Indonesia dan daerah. Semoga usaha ini diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Wassalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh.
Baca juga: Pengertian dan Nama Lain dari Pidato
Sebutkan dan jelaskan metode dalam berpidato! Empat metode pidato, antara lain metode menghafal, naskah, ekstemporan, dan impromptu.(DK)
