Konten dari Pengguna

4 Penyebab Pesawat Goyang saat Terbang di Udara

Berita Terkini
Penulis kumparan
25 Maret 2025 21:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi  Penyebab Pesawat Goyang, sumber gambar unsplash/Alev Takil
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Pesawat Goyang, sumber gambar unsplash/Alev Takil
ADVERTISEMENT
Saat naik pesawat, terkadang transportasi udara tersebut mengalami guncangan, sehingga cukup membuat was-was. Ada berbagai penyebab pesawat goyang yang sebenarnya menjadi hal wajar saat terbang di udara.
ADVERTISEMENT
Bergoyangnya pesawat disebabkan karena turbulensi. Agar tidak panik saat menghadapinya, tidak ada salahnya mengetahui penyebab turbulensi tersebut.

4 Penyebab Pesawat Goyang

Ilustrasi Penyebab Pesawat Goyang, sumber gambar unsplash/Ross Parmly
Salah satu penyebab pesawat goyang atau turbulensi adalah terjadinya jet stream. Mengutip buku Penyehatan Udara oleh Mulyadi, dkk (2024), turbulensi adalah pergerakan udara tidak beraturan yang membuat pesawat bergetar saat di udara.
Turbulensi juga diartikan sebagai kondisi terganggunya pesawat karena perubahan yang tidak terprediksi. Turbulensi terjadi karena fluktuasi kecepatan dan arah angin yang bisa muncul di berbagai kondisi cuaca dan di ketinggian yang berbeda-beda. Adapun penyebab terjadinya pesawat terguncang atau bergoyang yakni sebagai berikut:

1. Jet Stream

Jet stream merupakan situasi ketika terjadi aliran udara cepat yang bergerak dari barat ke timur di atmosfer. Turbulensi terjadi saat pesawat melewati atau sedang berada di dekat jet stream. Fenomena ini dapat terjadi secara tiba-tiba dan bisa sangat intens karena tidak adanya indikasi visual yang detail.
ADVERTISEMENT

2. Perbedaan Suhu dan Tekanan Udara

Penyebab turbulensi pesawat yang berikutnya adalah perbedaan suhu dan tekanan udara. Kondisi yang demikian membuat arus udara menjadi tidak stabil, sehingga mampu mengguncangkan pesawat.

3. Aktivitas Cuaca

Kondisi cuaca yang ekstrem, seperti badai, awan cumulus, dan lain sebagainyadapat mengakibatkan perubahan tidak terduga pada aliran udara. Jika pesawat terbang lewat di lokasi yang sedang mengalami cuaca ekstrem tersebut, maka besar kemungkinan akan terjadi turbulensi.

4. Topografi

Saat pesawat melewati pegunungan, lembah, atau struktur topografi lainnya, maka berpotensi mengganggu aliran udara. Hal ini juga dapat menyebabkan timbulnya turbulensi karena udara yang berterbangan dari permukaan tidak merata.
Itulah beberapa hal yang menjadi penyebab pesawat goyang di udara. Namun, para penumpang tidak perlu khawatir karena pesawat modern di masa kini dirancang untuk menghadapi situasi tersebut dan pilot juga sudah terlatih menghadapi kondisi yang demikian. (DLA)
ADVERTISEMENT