Konten dari Pengguna

4 Perbedaan Angket dan Kuesioner dari Berbagai Aspek

Berita Terkini
Penulis kumparan
21 Juli 2022 19:54 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
https://www.pexels.com/@alex-green/ - ilustrasi perbedaan angket dan kuesioner
zoom-in-whitePerbesar
https://www.pexels.com/@alex-green/ - ilustrasi perbedaan angket dan kuesioner
ADVERTISEMENT
Meskipun sama-sama digunakan pada metode pengumpulan data, ternyata ada perbedaan angket dan kuesioner yang cukup mendasar.
ADVERTISEMENT
Secara umum, pengertian angket adalah cara mengajukan pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis pula oleh responden dalam pengumpulan data. Tujuannya tentu saja adalah untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai suatu masalah, tanpa merasa khawatir bila responden memberi jawaban yang tidak sesuai.
Sementara, kuesioner merupakan rangkaian pertanyaan yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari responden. Kuesioner lebih terkesan sebagai wawancara tertulis yang bisa dilakukan dengan cara tatap muka langsung, melalui telepon, e-mail atau surat.
Lantas, apa perbedaan angket dan kuesioner?

Perbedaan Angket dan Kuesioner dari Berbagai Aspek

Mengutip dari buku Bank Soal dan Kunci Jawaban Bimbingan dan Konseling, Naili Faizatis Syifa, perbedaan angket dan kuesioner sebenarnya bisa dilihat dari beberapa aspek penting di dalamnya, yaitu:
ADVERTISEMENT
1. Berdasarkan Bentuk
Angket berbentuk deretan daftar pertanyaan yang diajukan oleh pihak peneliti kepada responden untuk memuat atau mengumpulkan data.
Sementara, kuesioner umumnya dibuat dalam bentuk daftar yang berisi pertanyaan dengan sejumlah jawaban dan harus dikerjakan oleh responden.
2. Berdasarkan Tujuan
Tujuan dibuatnya angket adalah untuk mengumpulkan sejumlah tanggapan/respon dari para responden. Umumnya, angket lebih mudah dijawab oleh para responden karena alternatif dari suatu jawaban sudah diberikan sehingga menjadikan waktu pengisiannya pun lebih singkat.
Sedangkan, tujuan dari adanya kuesioner umumnya sekadar untuk mengetahui kualitas diri atau tujuan dari peneliti.
Ilustrasi perbedaan angket dan kuesioner. Sumber foto https://www.pexels.com/@alex-green/
3. Berdasarkan Fungsi
Fungsi angket adalah untuk melakukan evaluasi program yang telah dijalankan dan untuk pengambilan sampel dari responden yang dituju.
ADVERTISEMENT
Sedangkan, kuesioner befungsi sebagai media untuk mengumpulkan informasi data sebagai dasar catatan permanen dalam sebuah penelitian.
4. Berdasarkan Jenis Pertanyaan
Pengumpulan data melalui angket tidak menggunakan skala, melainkan hanya sebatas pertanyaan menurut jenis angketnya, yaitu terbuka dan tertutup.
Angket terbuka atau yang dikenal juga dengan angket tidak berstruktur adalah angket yang disajikan dalam bentuk sederhana, sehingga responden dapat memberikan jawaban/respon sesuai kehendak dan keadaannya. Hal ini mendatangkan keuntungan tersendiri bagi peneliti karena akan ada berbagai variasi jawaban sebagai data.
Angket tertutup atau angket berstruktur adalah angket yang disajikan dalam bentuk pilihan ganda, sehingga responden diminta untuk memilih satu jawaban yang sesuai dengan cara memberi tanda silang atau tanda checklist.
ADVERTISEMENT
Dari hal ini juga terlihat jelas perbedaan angket dan kuesioner. Kenapa? Karena umumnya pertanyaan-pertanyaan yang ada pada kuesioner lebih condong dalam bentuk pemberian skala. Pengskalaan adalah proses penetapan nomor atau simbol terhadap suatu karakteristik.
Demikian penjelasan singkat mengenai perbedaan angket dan kuesioner yang bisa Anda pelajari. (DNR)