Konten dari Pengguna

4 Perbedaan Dinar dan Dirham sebagai Alat Transaksi dan Investasi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan dinar dan dirham. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan dinar dan dirham. Sumber: pexels.com

Dinar dan dirham adalah dua jenis mata uang yang kini mulai banyak dipilih sebagai instrumen investasi. Namun, sebelum itu, sangat penting untuk tahu perbedaan dinar dan dirham terlebih dahulu.

Pasalnya, masih banyak orang yang belum tahu bahwa kedua mata uang ini berbeda. Alhasil, orang pun menganggap bahwa dinar dan dirham adalah sebutan yang merujuk pada satu mata uang yang sama.

Menilik Perbedaan Dinar dan Dirham yang Menarik untuk Diketahui

Ilustrasi perbedaan dinar dan dirham. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Studi Kelayakan Bisnis Konsep Hamdi's Method, Hamdi Agustin dan Nurhaeni (2024), berikut ini adalah penjelasan tentang perbedaan dinar dan dirham yang penting untuk disimak.

1. Asal Mata Uang

Dinar adalah mata uang emas dari bahasa Arab dan Persia. Sedangkan Dirham adalah mata uang perak yang banyak digunakan di Persia dan bagian utara Afrika.

2. Bentuk

Kedua koin ini punya bentuk bundar dan tipis, sehingga mirip dengan koin pada umumnya. Akan tetapi, desain dan ukiran setiap koin bisa berbeda, tergantung pada negara dan perusahaan yang mengeluarkannya.

3. Bahan Pembuat

Dinar terbuat dari emas, sementara dirham terbuat dari perak. Inilah yang membuat perbedaan keduanya juga cukup signifikan, di mana dinar punya berat sekitar 4,295 gram dan dirham punya berat sekitar 2,975 gram.

Selain itu, kandungan logam mulia yang ada di dalamnya juga berbeda. Umumnya, dinar mengandung kadar logam mulia yang lebih tinggi dibandingkan dengan dirham.

4. Nilai dan Harga

Adanya perbedaan dari segi bahan dan kandungan logam mulia membuat harga dinar dan dirham juga jauh berbeda. Dinar yang terbuat dari emas murni punya harga yang jauh lebih tinggi daripada dirham. Kemudian di sisi lain, dinar juga dianggap lebih menguntungkan untuk investasi karena kenaikan harga yang lebih menjanjikan.

Baca Juga: 7 Ciri Mata Uang Logam 50 Tahun 1991 Gambar Komodo

Jadi, itu dia penjelasan singkat tentang perbedaan dinar dan dirham yang penting untuk diketahui. Khususnya bagi masyarakat yang memang berencana untuk mencoba instrumen investasi mata uang asing ini. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi pembaca. (Anne)