4 Perbedaan Kacer Jantan dan Betina yang Mudah Dilihat Bagi Pecinta Burung

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah kamu tertarik untuk memelihara burung kacer? Burung kacer termasuk anggota famili Turdidae dan sering dikenal sebagai padanan murai. Jika berkicau, pasti sambil menari. Ciri yang paling menonjol dari jenis ini adalah kicauannya yang selalu bernada riang dan suka menirukan suara burung lain. Kacer banyak ditemukan di daerah Jawa Timur.
Namun, secara luas penyebaran burung yang juga dijuluki kucica ini sebenarnya sangat luas, yaitu di sebagian besar Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Bali. Apabila kamu baru saja ingin memelihara burung kacer, sebaiknya kamu menentukan terlebih dahulu jenis kelamin yang akan kamu pelihara. Apa saja perbedaan kacer jantan dan betina?
Penjelasan Cara Membedakan Kacer Jantan dan Betina yang Mudah Bagi Pecinta Burung
Dibandingkan dengan burung kicauan lainnya, memelihara kacer kaliber Jarawa relatif lebih mudah. Dikutip dari buku Petunjuk Memilih Burung Ocehan Bakalan yang ditulis oleh Sudrajat (2003: 136), burung ini termasuk cerdas dan bermental juara. Namun, sebaiknya pemeliharaan kacer dilakukan sejak piyik. Hal tersebut membuat kacer menjadi jinak sehingga tidak repot lagi jika akan dimaster.
Jika menghendaki suara yang maksimal, hendaknya pilih kacer jantan. Adapun membedakan kacer jantan dan betina tidak sulit. Berikut adalah 4 perbedaan kacer jantan dan betina:
Warna bulu, kacer jantan warna hitamnya lebih pekat dan mengkilap, sedangkan kacer betina agak kusam dengan bintik-bintik putih.
Volume suara, kacer jantan memiliki volume suara yang lebih keras dibandingkan betina. Bunyi vokal kacer betina agak lemah, nyaring, dan sedikit variasi, serta ada yang tidak dapat berkicau.
Ukuran tubuh, kacer jantan memiliki sosok tubuh besar, panjang, dan ramping, sedangkan kacer betina memiliki sosok tubuh yang lebih kecil, pendek, dan ramping.
Supit udang, kacer jantan memiliki supit udang rapat dan keras, sedangkan kacer betina memiliki supit udang renggang keras dan agak lemas.
Dengan mengetahui ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, para hobiis dan penggemar burung kacer secara umum dapat memiliki burung bakalan jantan atau betina yang akan dipelihara. Demikian 4 perbedaan kacer jantan dan betina. Semoga bermanfaat! (CHL)
