4 Perbedaan Sirloin dan Tenderloin Sapi, Pencinta Steak Harus Paham

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat sejumlah jenis steak yang populer, misalnya sirloin dan tenderloin. Sebelum memesan, masyarakat harus mengetahui apa saja perbedaan sirloin dan tenderloin. Kedua jenis bagian daging sapi tersebut mempunyai beberapa perbedaan.
Dengan mengetahui perbedaan keduanya, masyarakat tidak akan bingung saat ingin memesan. Salah satu perbedaan sirloin dan tenderloin adalah tekstur dagingnya.
Perbedaan Sirloin dan Tenderloin Sapi
Steak merupakan irisan daging tebal yang dipanggang, dibakar, atau digoreng. Umumnya, steak terbuat dari daging sapi. Namun, saat ini ada banyak pilihan jenis daging lain seperti ayam, ikan, atau domba.
Ada beberapa jenis steak, seperti sirloin dan tenderloin. Agar tidak salah pesan, ketahui beberapa perbedaan sirloin dan tenderloin sapi berikut.
1. Tekstur Daging
Mengutip dari Produk Olahan Daging Sapi, Suryandari (2023:2), daging has dalam (tenderloin) merupakan salah satu bagian terbaik daging sapi. Bagian ini teksturnya lembut, tidak banyak mengandung lemak, dan memiliki sedikit jaringan otot.
Sirloin atau has luas adalah bagian daging sapi yang cenderung memiliki jaringan otot yang banyak dan keras. Bagian daging ini teksturnya kurang lembut. Terdapat lemak di bagian pinggirnya yang membuat sirloin menjadi gurih dan kenyal.
2. Asal Potongan Daging
Potongan sirloin dan tenderloin sama-sama berasal dari daerah pinggang ke punggung. Sirloin diambil dari bagian iga bawah hingga ke punggung atas. Sedangkan, tenderloin berada di bahu hingga ke pinggang dan ada di bagian dalam.
3. Rasa
Sirloin memiliki rasa yang kaya dan gurih karena mempunyai kandungan lemak lebih tinggi. Sebaliknya, tenderloin terasa lebih halus dan lembut karena mengandung sedikit lemak dan jaringan otot.
4. Cara Memasak
Agar bisa mendapatkan hasil terbaik, cara memasak sirloin dan tenderloin harus diperhatikan. Umumnya, durasi memasak kedua bagian daging ini bergantung pada ketebalan atau beratnya.
Tenderloin tidak perlu dimasak terlalu lama karena tipe daging ini lebih lembut. Tenderloin akan terasa lebih enak jika dimasak dengan tingkat kematangan medium-rare. Jika dimasak terlalu lama, daging ini menjadi kering dan keras.
Sedangkan, sirloin perlu dimasak lebih lama karena dagingnya lebih padat. Meskipun dimasak lebih lama, sirloin tidak akan menjadi terlalu keras. Untuk mendapatkan hasil terbaik, sirloin bisa dimasak hingga tingkat kematangan medium atau medium-well.
Baca juga: 5 Cara Memasak Daging agar Empuk dan Tidak Amis
Demikian beberapa perbedaan sirloin dan tenderloin sapi yang perlu dipahami. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)
