4 Peristiwa Doa Rosario dalam Katolik: Gembira, Sedih, Mulia, dan Terang

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam agama Katolik, 4 peristiwa Doa Rosario adalah bagian penting yang membantu umat memperdalam iman dan hubungan spiritual mereka. Doa Rosario menyimpan makna mendalam melalui peristiwa-peristiwa yang dihayati dalam setiap kalimat doanya.
Saat melakukan Doa Rosario, umat diajak untuk merenungkan berbagai peristiwa penting dalam kehidupan Kristus. Setiap peristiwa ini memiliki makna yang dapat memperkuat iman dan membawa kedamaian batin.
4 Peristiwa Doa Rosario: Gembira, Sedih, Mulia, dan Terang
Doa Rosario adalah bentuk devosi dalam Gereja Katolik yang berpusat pada perenungan kehidupan Yesus Kristus dan Maria, Bunda-Nya, melalui doa-doa dan misteri (peristiwa) tertentu. Doa ini terdiri dari pengulangan doa Salam Maria, Bapa Kami, dan Kemuliaan, diselingi perenungan atas peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah keselamatan.
Mengutip dari buku Mari Belajar Berdoa, Theo Riyanto, FIC, (2019), peristiwa dalam Doa Rosario berpusat pada peristiwa-peristiwa penting kehidupan Tuhan Yesus. Doa Rosario adalah jalan menuju kekudusan dan suatu jalan yang sangat berguna untuk tetap dekat dengan Tuhan Yesus melalui doa perantaraan Bunda-Nya.
Inilah 4 peristiwa Doa Rosario tersebut.
1. Peristiwa Gembira (Joyful Mysteries)
Peristiwa Gembira menyoroti kabar sukacita atas kedatangan Yesus ke dunia. Didoakan pada hari Senin dan Sabtu.
Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel (Lukas 1:26–38)
Maria mengunjungi Elisabet (Lukas 1:39–45)
Yesus dilahirkan di Betlehem (Lukas 2:1–12)
Yesus dipersembahkan di Bait Allah (Lukas 2:22–39)
Yesus ditemukan di Bait Allah pada usia 12 tahun (Lukas 2:41–50)
2. Peristiwa Sedih (Sorrowful Mysteries)
Peristiwa Sedih mengajak umat Katolik untuk merenungkan penderitaan dan wafat Yesus demi keselamatan umat manusia. Didoakan pada hari Selasa dan Jumat
Yesus berdoa di Taman Getsemani (Mat 26:36–46)
Yesus didera (Mat 27:26)
Yesus dimahkotai duri (Mat 27:27–31)
Yesus memanggul salib ke Golgota (Luk 23:26–32)
Yesus wafat di salib (Yoh 19:28–30)
3. Peristiwa Mulia (Glorious Mysteries)
Peristiwa Mulia berisi perenungan kemenangan Yesus atas kematian dan kemuliaan Bunda Maria. Peristiwa-peristiwa ini didoakan pada hari Rabu dan Minggu.
Yesus bangkit dari antara orang mati (Lukas 24:1–12)
Yesus naik ke surga (Lukas 24:50–53)
Roh Kudus turun atas para Rasul (Kisah Para Rasul 2:1–13)
Maria diangkat ke surga (1 Korintus 15:23; Munificentissimus Deus, DS 3903)
Maria dimahkotai sebagai Ratu Surga (Wahyu 12:1; DS 3913–3917)
4. Peristiwa Terang (Luminous Mysteries)
Ditambahkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 2002 melalui surat apostolik Rosarium Virginis Mariae. Misteri ini mengisi celah antara masa kanak-kanak Yesus dan sengsara-Nya. Didoakan pada hari Kamis.
Yesus dibaptis di Sungai Yordan (Matius 3:16–17)
Yesus menampakkan diri dalam pesta pernikahan di Kana (Yohanes 2:1–11)
Yesus mewartakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan (Matius 4:17–23)
Yesus menampakkan kemuliaan-Nya dalam peristiwa Transfigurasi (Matius 17:1–9)
Yesus menetapkan Ekaristi dalam Perjamuan Terakhir (Markus 14:22–24)
Baca Juga: Susunan Doa Rosario Hari Minggu Peristiwa Mulia
4 peristiwa Doa Rosario adalah cara untuk merenungkan perjalanan hidup Yesus dan Bunda Maria. Dengan memikirkan peristiwa-peristiwa Gembira, Sedih, Mulia, dan Terang, umat Katolik diingatkan untuk terus memperdalam iman dan meresapi kasih dalam setiap bagian hidup Kristus. (DNR)
