4 Unsur Perbedaan Ceramah, Pidato, dan Khotbah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sudah sejak lama kita mengenal berbagai cara untuk menyampaikan informasi atau pesan, beberapa cara yang paling populer adalah melalui ceramah, pidato, dan khotbah.
Ketiga cara tersebut merupakan bentuk komunikasi lisan yang biasanya disampaikan dalam suatu acara atau momen penting. Meski terlihat sama, nyatanya terdapat beberapa perbedaan ceramah, pidato, dan khotbah dari beberapa unsur yang ada di dalamnya.
Baca Juga: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Tema Pidato
Unsur- Unsur Perbedaan Ceramah, Pidato, dan Khotbah
Mengutip dari Modul Ceramah, Pidato, dan Khotbah, Ayudia Inara, berikut beberapa perbedaan ceramah, pidato, dan khotbah dari berbagai unsur.
1. Tempat
Pidato umumnya bisa dilakukan di semua tempat selain tempat ibadah, sebab dilarang membicarakan masalah duniawi saat beribadah.
Ceramah juga bisa dilakukan di mana saja, termasuk tempat ibadah.
Khotbah juga dapat dilakukan di berbagai tempat, termasuk tempat peribadatan.
2. Tujuan
Pidato bertujuan untuk menyampaikan gagasan pribadi atau golongan dan sifatnya terkini. Biasanya pidato merupakan hasil dari pemikiran sendiri atau bersama.
Tujuan adanya ceramah adalah untuk menyampaikan nasihat agama, hukum halal haram dan bersifat khusus yang berkaitan dengan agama.
Khotbah bertujuan untuk menyampaikan pengetahuan keagamaan dan ajakan-ajakan memperkuat keimanan.
3. Pihak yang Melakukan
Pidato bisa disampaikan oleh siapapun yang berhak dan dapat berpidato dengan catatan memiliki ilmu tentang apa yang akan disampaikannya.
Penyampai ceramah biasanya merupakan seseorang yang berkompeten di bidang agama, seperti ustadz, kyai ataupun ulama. Jadi, tidak semua orang bisa berceramah.
Khotbah umumnya disampaikan oleh tokoh agama, ustadz atau orang yang mendalami ilmu agama secara literatur yang shahih.
4. Tema yang Diangkat
Pidato umumnya mengangkat tema mengenai berbagai masalah umum sosial yang sedang dihadapi suatu daerah yang sifatnya adalah pemberitahuan.
Ceramah umumnya bertemakan berbagai nasihat agama berupa hukum hukum syar’i dan ajakan. Tujuannya adalah agar pihak yang mendengarkan bisa mengamalkan agama sesuai dengan petunjuk dari Allah dan Rasul-Nya.
Secara umum, tema khotbah mengangkat topik keagamaan seperti kisah nabi dan rosul hingga nasihat kehidupan di dalamnya.
Itulah beberapa beberapa perbedaan ceramah, pidato, dan khotbah dari berbagai unsur yang ada di dalam pelaksanaanya. Semoga bisa dipahami. (DNR)
