Konten dari Pengguna

5 Antonim Punah dan Contoh Kalimatnya Sesuai Kaidah Penulisan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi antonim punah - Sumber: https://pixabay.com/id/users/pdpics-44804/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi antonim punah - Sumber: https://pixabay.com/id/users/pdpics-44804/

Antonim punah dapat digunakan sebagai kata pengganti dalam kalimat. Sama seperti kata-kata lainnya dalam penulisan, punah juga memiliki beberapa lawan kata atau antonimnya.

Dengan memahami arti dari keberadaan antonim dalam bahasa, seseorang dapat dengan mudah menjaga kekayaan kosakata. Termasuk dalam melindungi keunikan bahasa Indonesia.

Antonim Punah dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi antonim punah - Sumber: https://pixabay.com/id/users/joa70-16807463/

Untuk dapat mengetahui kata-kata yang merupakan antonim punah, perlu memahami lebih dulu arti atau pengertiannya. Berdasarkan keterangan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti punah sebagai kata sifat (adjektiva) adalah:

  • Habis semua hingga tidak ada sisanya

  • Benar-benar binasa

  • Hilang lenyap

  • Musnah

Kata punah merujuk pada kondisi suatu spesies, objek, atau fenomena tidak lagi ada atau tidak ada lagi yang tersisa. Secara harfiah, punah berarti hilang atau lenyap secara permanen.

Secara umum, kata punah menggambarkan keadaan hilangnya sesuatu secara permanen dan tidak dapat dipulihkan. Ini menjadi peringatan akan pentingnya pelestarian lingkungan, spesies, bahasa, dan budaya yang ada di sekitar kita.

Kepunahan suatu hal memiliki dampak yang mendalam bagi keragaman kehidupan dan warisan manusia, dan menjadi panggilan untuk kita semua untuk bertindak dalam rangka menjaga keberlanjutan dan kelangsungan hal-hal yang berharga di dunia ini.

Berdasarkan Tesaurus Bahasa Indonesia, Eko Endarmoko, Gramedia Pustaka Utama, 2007, antonim punah antara lain adalah:

  1. Tumbuh

  2. Hidup

  3. Bernyawa

  4. Bersisa

  5. Lestari

Contoh Kalimat dengan Kata Punah

Dalam penggunaan bahasa Indonesia, kaidah penulisan yang tidak tepat dapat menyebabkan adanya perbedaan arti dan makna. Itulah pentingnya mempelajari penulisan kalimat yang benar. Seperti pada contoh kalimat dengan kata punah berikut ini.

  • Harimau Jawa dianggap sebagai spesies yang punah karena tidak ada lagi individu yang hidup di alam liar.

  • Bahasa tersebut telah punah sejak beberapa dekade yang lalu dan tidak ada lagi penutur asli yang tersisa.

  • Seiring dengan deforestasi yang meningkat, banyak spesies tumbuhan dan hewan menghadapi risiko punah.

  • Kebiasaan itu telah punah di masyarakat modern karena perubahan gaya hidup dan teknologi yang baru.

  • Warisan budaya tersebut berisiko punah jika tidak ada upaya yang dilakukan untuk melestarikannya.

Baca Juga: Makna Kata Punah dan Hewan di Indonesia yang Terancam Kepunahan

Ulasan mengenai beberapa antonim punah disertai pula dengan beberapa contoh kalimatnya yang sesuai dengan kaidah penulisan. Dengan memahami arti keberadaan antonim dalam bahasa, kekayaan kosakata dapat terjaga dengan baik. (DNR)