5 Ayat Al-Quran tentang Bersyukur untuk Direnungi

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bersyukur adalah salah satu perintah Allah SWT yang perlu dilakukan oleh setiap Muslim. Perintah untuk bersyukur tertuang dalam beberapa ayat Alquran. Ayar Al-Quran tentang bersyukur perlu dibaca, dipahami, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari agar kita memiliki hati yang lapang. Pasalnya, sering kali manusia hanya datang kepada Allah SWT dikala sedang sedih dan kecewa. Sebaliknya, jika sedang bersukacita, justru manusia akan lalai dan lebih fokus terhadap duniawi. Oleh karena itu, membaca ayat Al-Qur’an tentang perintah bersyukur dapat menjadi pengingat tersendiri bagi setiap Muslim. Lalu, apa saja ayat tersebut? Simak penjelasannya di artikel ini.
Ayat Al-Quran tentang Bersyukur
Berikut adalah ayat tentang nikmat Allah untuk bersyukur:
1. Surat Al-Jasiyah ayat 12
Ayat tentang bersyukur yang pertama yaitu terdapat dalam surat Al-Jasiyah ayat 12. Ayat ini memaparkan agar manusia senantiasa bersyukur kepada Allah SWT karena telah menciptakan laut dengan sumber daya yang melimpah. Bunyi ayat tersebut yaitu sebagai berikut:
Allāhullażī sakhkhara lakumul-baḥra litajriyal-fulku fīhi bi`amrihī wa litabtagụ min faḍlihī wa la'allakum tasykurụn.
Artinya: Allah-lah yang menundukkan laut untukmu agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya dengan perintah-Nya, dan agar kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya dan agar kamu bersyukur.
2. Surat Ibrahim ayat 7
Mengutip buku Rahasia Dahsyat di Balik Kata Syukur oleh Yana Adam (2021), ayat ini menjelaskan tentang nikmatnya bersyukur bagi manusia. Jika bersyukur, maka nikmat yang didapat akan semakin dilipatgandakan oleh Allah SWT. Ayat ini berbunyi:
Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd.
Artinya: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”
3. Surat Al-Qasas ayat 73
Ayat ini menerangkan bahwa Allah SWT membuat siang dan malam dengan fungsinya masing-masing.
Bacaan Surat Al-Qasas ayat 73 yakni sebagai berikut:
Wa mir raḥmatihī ja'ala lakumul-laila wan-nahāra litaskunụ fīhi wa litabtagụ min faḍlihī wa la'allakum tasykurụn.
Artinya: Dan adalah karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, agar kamu beristirahat pada malam hari dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.
4. Surat An-Naml ayat 40
Ayat tentang bersyukur yang selanjutnya yakni ayat 40 dalam Surat An-Naml. Ayat ini memaparkan bahwa terkadang, nikmat yang Allah berikan kepada manusia bukan hanya sekadar hadiah, melainkan juga ujian bagi siapa pun yang menyadarinya.
Qālallażī 'indahụ 'ilmum minal-kitābi ana ātīka bihī qabla ay yartadda ilaika ṭarfuk, fa lammā ra`āhu mustaqirran 'indahụ qāla hāżā min faḍli rabbī, liyabluwanī a asykuru am akfur, wa man syakara fa innamā yasykuru linafsih, wa mang kafara fa inna rabbī ganiyyung karīm.
Artinya: Seorang yang mempunyai ilmu dari Kitab berkata, “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.” Maka ketika dia (Sulaiman) melihat singgasana itu terletak di hadapannya, dia pun berkata, “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya). Barang siapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya, Mahamulia.”
5. Surat Ad-Dhuha Ayat 11
Ayat ini mengajak kita untuk mengingat Allah saat mendapatkan kenikmatan. Berikut adalah bacaan beserta artinya:
Wa Ammaa bini'mati rabbika fahaddits
Artinya: Dan terhadap nikmat Rabbmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).
Setelah menyimak penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa ayat Al-Quran tentang bersyukur dan bersabar sangat penting untuk dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, diharapkan setiap Muslim dapat menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah SWT.(DLA)
