5 Cara Menyusun Rencana Keuangan untuk Pernikahan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menyusun rencana keuangan untuk pernikahan adalah hal penting yang wajib dilakukan semua pasangan. Agar kehidupan berumah tangga bisa berjalan dengan harmonis, masalah keuangan harus dibicarakan sejak sebelum menikah.
Saat akan menikah, sebagian orang lebih mementingkan hal-hal yang berhubungan dengan hari pernikahan mereka. Hal tersebut tidak salah, namun akan lebih baik jika rencana finansial setelah menikah sudah diatur.
Menyusun Rencana Keuangan untuk Pernikahan yang Wajib Diketahui Semua Pasangan
Mengutip dari Seni Mengatur Keuangan: Tips Cerdas Melakukan Perencanaan Keuangan, Ayu (2020:70), permasalahan ekonomi harus dipikirkan matang-matang sebelum menikah. Misalnya, apakah pasangan bisa menentukan skala prioritas saat sudah berumah tangga nanti?
Agar permasalahan ekonomi tidak menjadi sumber pertengkaran, setiap pasangan yang akan menikah wajib mengetahui cara menyusun rencana keuangan untuk pernikahan. Berikut adalah beberapa caranya.
1. Bicarakan Prioritas Keuangan
Salah satu cara menyusun rencana keuangan sebelum menikah adalah yang berhubungan dengan prioritas finansial. Pasangan yang akan menikah harus saling mengerti prinsip, nilai, dan prioritas keuangan satu sama lain. Jika memiliki pandangan berbeda, diskusikan hal tersebut sehingga mendapat jalan tengahnya.
2. Buat Tujuan Keuangan
Cara selanjutnya adalah buat tujuan keuangan bersama pasangan. Hal ini wajib didiskusikan agar kedua pasangan tidak memiliki tujuan yang berlawanan. Hal yang bisa dibicarakan antara lain adalah tempat tinggal setelah menikah, rencana pensiun, dan lainnya.
3. Menentukan Anggaran Pernikahan
Anggaran pernikahan juga salah satu hal terpenting yang harus dibahas. Pasangan bisa saja memiliki pendapat berbeda tentang pernikahan impian. Agar tidak terjadi perdebatan, perkiraan biaya pernikahan harus ditentukan bersama.
4. Membuka Rekening Bersama
Cara selanjutnya adalah pasangan bisa membuka rekening bersama. Tujuannya adalah agar pasangan bisa lebih mudah untuk membagi biaya bersama untuk pernikahan. Dengan demikian, biaya pernikahan tidak akan terpakai untuk hal lainnya.
5. Membuat Dana Darurat dan Melunasi Utang yang Ada
Pasangan wajib membuat dana darurat sebelum menikah. Pastikan juga dana darurat tersebut cukup digunakan selama minimal 3 bulan ke depan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal tidak terduga di masa depan.
Selain itu, usahakan untuk melunasi semua utang sebelum menikah. Hal ini bertujuan untuk menghindari menggunakan dana rumah tangga dengan berlebihan.
Baca juga: Tip dan Cara Menabung yang Baik dan Benar
Itulah beberapa cara menyusun rencana keuangan untuk pernikahan yang perlu dilakukan pasangan yang akan menikah. Semoga bisa membantu. (KRIS)
