5 Ciri-Ciri Kucing Cacingan dan Cara Mengobatinya

Konten dari Pengguna
26 Juli 2022 22:47
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi: 5 Ciri-Ciri Kucing Cacingan dan Cara Mengobatinya Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: 5 Ciri-Ciri Kucing Cacingan dan Cara Mengobatinya Sumber: pixabay.com
ADVERTISEMENT
Pecinta hewan yang memelihara kucing pasti tak ingin kucingnya melihat kucingnya menderita karena sakit. Biasanya penyakit yang umum terjadi pada kucing adalah cacingan. Bagaimana ciri-ciri kucing cacingan? Banyak faktor yang menyebabkan hewan kesayangan terinfeksi cacingan, salah satunya adalah faktor lingkungan tempat tinggal. Telur cacing akan menetas dan menjadi larva, pada lingkungan yang mendukung dan lembab. Berikut adalah ciri-ciri kucing yang mengalami cacingan dan cara mengobatinya yang tepat.
ADVERTISEMENT

Ciri-ciri kucing cacingan

Mengutip majalah Cat and Dog (30:Edisi Desember-Januari 2016), salah satu ciri kucing yang terkena cacingan adalah lebih sering mengeluarkan kotoran mata atau belekan, tidak seperti biasanya.
Cobalah perhatikan hal-hal berikut pada tubuh kucing, hal ini dapat digunakan sebagai langkah antisipasi:

1. Perhatikan kotoran mata

Kucing yang mengalami cacingan akan menampakkan kotoran mata atau belekan. Kotoran mata tersebut terus menerus ada meski sudah dibersihkan.

2. Ada penampakan cacing pada muntah dan feses kucing

Perhatikanlah muntah kucing terlebih jika kucing terus menerus muntah, karena biasanya di muntahan tersebut terdapat penampakan cacing atau telur cacing. Cacing tersebut kadang menyebar ke anus atau bahkan ke sekitar bulu kucing. Coba cek juga feses kucing, karena penampakan cacing juga akan ada pada feses tersebut.

3. Nafsu makan meningkat

Adanya cacing di dalam tubuh kucing peliharaan, biasanya akan membuat nafsu makan kucing meningkat daripada biasanya. Hal ini disebabkan karena nutrisi yang harusnya dicerna oleh kucing, ikut diserap oleh cacing. Jadi hal itu akan membuat kucing lebih mudah lapar.
ADVERTISEMENT

4. Warna gusi tidak cerah

Cobalah untuk melihat warna gusi pada kucing. Biasanya warna gusi kucing berwarna merah muda cerah. Jika warnanya nampak pucat, maka pemilik kucing harus lebih berhati-hati.

5. Bulu tampak kusam

Jika semua ciri-ciri di atas terdeteksi, coba perhatikan juga warna bulunya. Kucing yang mengalami cacingan akan menampakkan warna bulu yang kusam, kusut dan menggumpal lantaran nutrisinya tidak terserap dengan baik.

Cara mengobati kucing yang cacingan

Berikut adalah tips cara mengobati kucing yang mengalami cacingan:

1. Pemberian obat cacing khusus secara teratur

Belilah obat cacing khusus di pet shop atau marketplace yang dapat dipercaya. Selanjutnya, ikuti ketentuan pemberian dosis sesuai dengan usia kucing. Pemberian dosis yang tepat, yakni setiap dua minggu sekali mulai dari usia 3 minggu sampai 8 minggu. Lalu, berikan obat cacing setiap satu bulan sekali sampai berusia 6 bulan. Lain halnya dengan pengobatan kucing dewasa, yang terjangkit cacingan biasanya memakan waktu 1-3 bulan. Berikan obat cacing tersebut secara teratur dan berkala, tidak hanya saat kucing sedang cacingan melainkan juga saat kucing sedang sehat.
ADVERTISEMENT

2. Jaga kebersihan

Ilustrasi ciri-ciri kucing cacingan. Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri kucing cacingan. Sumber: pixabay.com
Upayakan untuk menjaga kebersihan kandang dan tempat yang menjadi titik-titik aktivitas kucing. Singkirkan sampah-sampah yang memungkinkan menjadi sarang bakteri dan kuman penyebab kucing cacingan. Rutinlah memandikan kucing dan membersihkan bak bekas kotoran kucing.

3. Bawa ke dokter hewan

Jika perawatan pada tips sebelumnya belum menampakkan perubahan pada kucing yang dipelihara, segera bawa kucing ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Demikian ulasan terkait ciri-ciri kucing cacingan dan cara mengobatinya. Tetaplah perhatikan kebersihan dan makanan yang diberikan kepada kucing, agar kucing tidak sakit dan kesehatannya tetap terjaga. (ANG)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020