Konten dari Pengguna

5 Contoh Soal Numerasi ANBK SMA dan Pembahasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal numerasi ANBK SMA dan pembahasannya. Foto: Unsplash/Ben Mullins
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal numerasi ANBK SMA dan pembahasannya. Foto: Unsplash/Ben Mullins

Siswa kelas 11 perlu mempersiapkan tes ANBK. Pada tes ini, terdapat dua macam materi yang diujikan, yakni literasi dan numerasi. Maka dari itu, contoh soal numerasi ANBK SMA dan pembahasannya bisa digunakan untuk materi belajar di rumah.

Mempelajari contoh soal akan membuat siswa lebih terlatih dan siap menghadapi tes. Dengan begitu, siswa bisa mendapatkan nilai ANBK yang maksimal.

Apa itu ANBK?

Ilustrasi ANBK numerasi SMA. Foto: Unsplash/Annie Spratt

Sebelum memberikan contoh soal numerasi ANBK SMA, sebaiknya ketahui lebih dulu apa yang dimaksud dengan ANBK. Dikutip dari laman Kemdikbud, ANBK merupakan akronim dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer.

ANBK merupakan pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang sekolah dasar dan menengah.

Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Contoh Soal Numerasi ANBK SMA

Ilustrasi contoh soal numerasi ANBK SMA dan pembahasannya. Foto: Unsplash/Jason Coudriet

Setelah mengetahui penjelasana ANBK, kini saatnya mempelajari contoh soal numerasi ANBK SMA.

Soal 1: Waktu Dekomposisi

Setiap material sampah akan mengalami penguraian. Material sampah dapat berupa sampah organik dan sampah anorganik. Waktu yang diperlukan untuk mengurai sempurna disebut sebagai waktu dekomposisi. Berikut waktu dekomposisi berdasarkan jenis material sampah.

Waktu Dekomposisi Sampah Organik

  • Kulit pisang: 6 minggu

  • Kulit jeruk: 5 bulan

  • Kantong kertas: 8 minggu

  • Sisa apel: 2 bulan

  • Kertas tisu: 5 minggu

Waktu Dekomposisi Sampah Anorganik

  • Plastik: 400 tahun

  • Baja: 100 tahun

  • Kaleng alumunium: 250 tahun

  • Kulit sintetis: 500 tahun

Sampah anorganik lebih lama terurai dibandingkan dengan sampah organik. Waktu dekomposisi popok sekali pakai lebih lama dari plastik, namun kurang dari kulit sintetis. Berapa waktu dekomposisi yang mungkin dari popok sekali pakai?

a. 100 tahun

b. 250 tahun

c. 375 tahun

d. 475 tahun

e. 575 tahun

Pembahasan:

Waktu dekomposisi sampah plastik adalah 400 tahun. Jika diketahui waktu dekomposisi popok sekali pakai lebih lama dari plastik, maka waktu dekomposisi popok akan lebih dari 400 tahun.

Waktu dekomposisi sampah kulit sintetis adalah 500 tahun. Jika diketahui waktu dekomposisi popok sekali pakai kurang dari kulit sintetis, maka waktu dekomposisi popok akan kurang dari 500 tahun.

Jadi, waktu dekomposisi popok berkisar antara 400 tahun sampai 500 tahun.

Perhatikan pilihan jawaban di atas. Nilai yang berkisar di interval 400 dan 500 adalah 475 tahun (d).

Soal 2: Tabel Waktu Dekomposisi Sampah Organik

Material organik

  • Kulit pisang: 6 minggu

  • Kulit jeruk: 5 bulan

  • Kantong kertas: 8 minggu

  • Sisa apel: 2 bulan

  • Kertas tisu: 5 minggu

Perhatikan data berikut:

Data A

  • Kertas tisu: 5

  • Kantong kertas: 8

Data B

  • Kulit Jeruk: 5

  • Sisa Apel: 2

Seorang siswa membaca tabel dan diagram di atas. la menyatakan selisih waktu dekomposisi pada diagram A sama dengan diagram B. Pernyataan tersebut dikoreksi oleh gurunya. Manakah koreksi yang benar dari guru tersebut?

a.Perhatikan jenis material sampah di kedua diagram!

b.Perhatikan satuan unit waktu dekomposisi!

c. Perhatikan tinggi diagram batang setiap jenis material sampah!

d. Perhatikan titik nol dari sumbu diagram!

Pembahasan:

Diketahui waktu dekomposisi kertas tisu adalah 5 minggu dan waktu dekomposisi kantong kertas adalah 8 minggu. Jadi, selisih waktu dekomposisi pada diagram A adalah 3 minggu.

Kemudian diketahui bahwa waktu dekomposisi kulit jeruk adalah 5 bulan dan waktu dekomposisi sisa apel adalah 2 bulan. Jadi, selisih waktu dekomposisi pada diagram B adalah 3 bulan.

Jika diperhatikan, satuan unit waktu dekomposisi pada diagram A tidak sama dengan diagram B.

Dengan demikian, koreksi yang benar dari guru tersebut adalah: Perhatikan satuan unit waktu dekomposisi! (b)

Soal 3: Pedagang Beras

Seorang pemilik toko beras akan membeli beras untuk persediaan barang pada bulan berikutnya. Penjualan beras untuk bulan Agustus diperkirakan sama dengan penjualan bulan Juli.

Sebelum membeli beras, pemilik toko membuat catatan tentang persediaan beras dan beras yang terjual dalam bulan Juli yang disajikan dalam bentuk diagram batang berikut.

Persediaan dan Penjualan Beras Bulan Juli

  • IR46

Persediaan: 400 kg

Terjual: 180 kg

  • IR 42

Persediaan: 400 kg

Terjual: 80 kg

  • Rojolele

Persediaan: 800 kg

Terjual: 650 kg

  • Pandan Wangi

Persediaan: 600 kg

Terjual: 350 kg

  • Beras Merah

Persediaan: 400 kg

Terjual: 180 kg

Pada toko tersebut, jenis beras yang paling banyak terjual adalah …

Pembahasan:

Beras IR46 yang terjual adalah 180 kg.

Beras IR42 yang terjual adalah 80 kg.

Beras Rojolele yang terjual adalah 650 kg.

Beras Pandan Wangi yang terjual adalah 380 kg.

Beras merah yang terjual adalah 70 kg.

Dengan demikian, jenis beras yang paling banyak terjual adalah beras Rojolele sebanyak 650 kg

Soal 4

Pada pertanyaan nomor 1, Pilih setuju atau tidak setuju dan jelaskan!

Seorang siswa ingin menggabungkan data waktu dekomposisi sampah organik dan anorganik menjadi sebuah diagram batang. Ibu guru tidak menyarankan hal tersebut. Setujukah dengan saran ibu guru? Jelaskan!

Pembahasan:

Ya, saya setuju dengan saran ibu guru agar tidak menggabungkan waktu dekomposisi sampah organik dan anorganik menjadi sebuah diagram batang karena satuan waktunya berbeda.

Walaupun satuannya dibuat sama, akan terlihat ketimpangan pada diagram batangnya, sehingga datanya tidak dapat disajikan dengan baik.

Rata-rata waktu dekomposisi sampah anorganik adalah ratusan tahun. Jika ingin dijadikan dalam bulan atau minggu, maka akan sangat besar angkanya, hingga mencapai ribuan bulan atau minggu.

Sedangkan, rata-rata waktu dekomposisi sampah organik adalah beberapa bulan atau minggu, paling lama hanya 5 bulan.

Jadi, data waktu dekomposisi sampah organik sebaiknya tidak digabungkan dengan data waktu dekomposisi sampah anorganik dalam sebuah diagram batang.

Soal 5

Sebuah nampan pada tumpeng jika diberdirikan akan setinggi 50 cm. Tumpeng akan diletakkan tepat di tengah. Jika masing-masing ujung tumpeng berjarak 7,5 cm dari ujung nampan, berapa isian nasi yang dibutuhkan agar tumpeng tersebut padat, jika tinggi tumpeng yang diinginkan adalah 30 cm?

a. 9.625 cm³

b. 96,25 liter

c. 11.250 ml

d. 12.500 cm³

Pembahasan:

Isi tumpeng = volume kerucut

Jika tumpeng berada 7,5 cm dari masing masing ujung yang artinya 50-7,5-7,5=35 cm. Sehingga jari-jarinya adalah 17,5 cm.

Rumus volume kerucut:

V= 1/3 × π × r² × t

Jawab:

13×π×r²×t

=13227×17,5×17,5×30

=9.625 cm³

Jadi, isian nasi yang dibutuhkan agar tumpeng tersebut padat, jika tinggi tumpeng yang diinginkan adalah 30 cm, yaitu 9.625 cm³ (a).

Baca Juga: 3 Contoh Soal ANBK Literasi SMA 2023 dan Kunci Jawaban

Semakin banyak belajar contoh soal numerasi ANBK dan pembahasannya siswa jadi lebih mengetahui karakter soalnya. Dengan begitu, siswa tak akan kesulitan saat menjalani tes ANBK. (MZM)