Konten dari Pengguna

5 Doa agar Janin Kuat di Trimester Pertama dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ibu hamil bisa melafalkan doa agar janinnya kuat. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil bisa melafalkan doa agar janinnya kuat. Foto: Pixabay

Kehamilan merupakan momen istimewa bagi setiap wanita. Namun di balik kebahagiaan tersebut, terkadang ada rasa khawatir akan keselamatan bayi yang dikandung. Untuk meredam perasaan tersebut, ada 5 doa agar janin kuat di trimester pertama yang dapat diamalkan umat Muslim.

Tiga bulan pertama kehamilan merupakan waktu krusial yang mendapat perhatian penuh. Tidak jarang banyak ibu hamil yang merasakan morning sickness di trimester pertama.

Mengutip buku Doa pada Masa Kehamilan oleh Hendri Kusuma Wahyudi (2010), trimester pertama merupakan masa kritis, karena pada masa tersebut rahim janin belum kuat serta masih memerlukan penjagaan dan pengawasan penuh.

5 Doa agar Janin Kuat di Trimester Pertama

Ilustrasi ibu hamil di trimester pertama yang berdoa agar janinnya kuat. Foto: Pexels

Membaca doa merupakan salah satu yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mendapatkan ketenangan jiwa. Inilah 5 doa agar janin kuat di trimester pertama dalam agama Islam.

1. Doa Agar Janin Kuat

Innallaha yumsikus-samawati wal-arda an tazula, wa la'in zalata in amsakahuma min ahadim mim ba'dih, innahu kana haliman gafara.

Artinya: "Sungguh, Allah yang menahan langit dan bumi agar tidak lenyap; dan jika keduanya akan lenyap tidak ada seorang pun yang mampu menahannya selain Allah. Sungguh, Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun." (QS. Fatir: 41)

2. Doa Agar Janin Sehat

Allahummah fazh waladii maa daama fii bathnii. Wasyfihi ma'ii. Anta asy-syaafii laa syifaa 'an illaa syifaa 'uka syifaa 'an laa yughaadiru saqama.

Artinya: "Ya Allah, semoga Engkau lindungi bayiku ini selama ada dalam kandunganku. Berikanlah kesehatan kepadanya bersamaku. Sesungguhnya Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesehatan selain kesehatan yang Engkau berikan, kesehatan yang tidak diakhiri dengan penyakit lain."

3. Doa Saat Mengalami Kesulitan di Trimester Pertama

Allaahumma 'aafinii fii badanii wa 'aafinii fii sam'ii wa 'aafini fii basharii.

Artinya: "Ya Allah, sehatkan badanku, sehatkan pendengaranku, dan sehatkan penglihatanku."

4. Doa Memohon Keselamatan

Bismillahilladziilaailaaha illaa huwal haliimul kariimu rabbil 'arsyil 'azhiim. Laa ilaaha illallaahu rabbus samaawaati wa rabbul'arsyil 'azhiim.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Penyabar, Yang Mahamulia, Tuhan 'Arsy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan semesta langit dan bumi dan tuhan 'Arsy yang agung."

5. Membaca Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah merupakan doa pamungkas yang memiliki banyak keutamaan, termasuk meminta pertolongan agar ibu dan bayi diberi kesehatan dan keselamatan.

Doa Ibu Hamil Menjelang Melahirkan

Ilustrasi ibu hamil bisa memanjatkan doa menjelang melahirkan. Foto: Pixabay

Kehamilan hingga proses persalinan merupakan momen perjuangan panjang dan luar biasa berat. Dalam kondisi seperti ini, sudah sepantasnya ibu hamil meminta pertolongan kepada Allah SWT.

Karenanya, panjatkanlah doa memohon dilancarkan semua proses dengan sungguh-sungguh dan melahirkan anak yang sehat. Dikutip dari Panduan Hamil Sehat & Syar'i oleh Ustadzah Sa'idatul Nafisah, berikut adalah beberapa doa ibu hamil menjelang melahirkan yang bisa dilafalkan.

1. Doa agar Mudah saat Melahirkan

بسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ صَلَّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ، أُخْرُجْ أَيُّهَا الْمَوْلُدُ بِحَقِّ مَلِكِ الْمَعْبُوْدِ.

Bismillahir rahmaanir rahiim. Allaahumma shalli wa sallim wa baarik alaihi, ukhruj ayyuhal mauludu bihaqqi malikil ma'buud.

Artinya: "Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkan rahmat, salam, serta keberkahan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, keluarlah wahai anak yang akan terlahir sebab kebenaran kekuasaan Dzat yang wajib disembah."

2. Doa Menjelang Persalinan

بسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ. حَنَّةُ وَلَدَتْ مَرْيَمُ وَمَرْيَمُ وَلَدَتْ عِيسَى أَخْرُجْ أَيُّهَا الْمَوْلُودُ بِقُدْرَةِ الْمَلِكِ المَعْبُودِ.

Bismillaahir rahmaanir rahiim. Hannatu waladat maryamu, wa maryamu waladat 'iisaa, ukhruj ayyuhal mauluudu biqudratil malikil ma'buud.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Siti Hanna melahirkan Siti Maryam, dan Siti Maryam melahirkan Nabi Isa. Keluarlah wahai anak yang hendak dilahirkan dengan kekuasaan Penguasa (Allah) yang disembah."

3. Doa agar Diberi Keselamatan Selama Persalinan

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ وَلَا حَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Hasbunallaahu wani'mal wakiil, ni'mal maulaa wani'man nashiir, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim.

Artinya: "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

Tidak ada daya upaya dan kekuatan, melainkan dengan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Mulia." (QS. Ali Imran: 173-174)

Baca Juga: Keajaiban Doa Ibu Hamil Menurut Ajaran Islam

Doa Kelahiran Bayi

Ilustrasi ibu hamil bisa memanjatkan doa agar janinnya kuat. Foto: Pixabay

Sebagaimana umat Muslim ketahui, seorang bayi yang baru lahir ke dunia biasanya akan diadzani oleh ayahnya atau orang-orang yang dekat dengannya. Setelah itu, barulah si bayi dibacakan doa dan dzikir.

Menurut Sayyid Muhammad bin 'Ali Al-Tarimi dalam kitab Al-Wasail Al-Syafi'ah fi Al-Adzkar Al-Nafi'ah wa Al-Aurad Al-Jami'ah seperti yang dikutip oleh Nahdlatul Ulama, berikut bacaan doa dan dzikir untuk bayi yang baru lahir:

1. Membaca Adzan pada Telinga Bayi Sebelah Kanan

Membaca lafaz adzan di telinga sebelah kanan bayi. Berikut bacaannya:

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x). Asyhadu allaa illaaha illallaah (2x). Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah (2x). Hayya 'alashshalaah (2x). Hayya 'alalfalaah (2x). Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x). Laa ilaaha illallaah (1x).

2. Membaca Iqamah pada Telinga Bayi Sebelah Kiri

Membaca iqamah di sebelah telinga kiri bayi. Berikut bacaannya:

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar. Asyhadu allaa illaaha illallaah. Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. Hayya 'alashshalaah, hayya 'alalfalaah. Qad qaamatish-shalaah, qad qaamatish-shalaah. Allaahu Akbar, Allaahu Akbar laa ilaaha illallaah.

3. Membaca Doa pada Telinga Bayi Sebelah Kanan

Membaca doa khusus di telinga sebelah kanan bayi. Berikut bacaan doanya:

اللهم اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيْدًا وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا

Allaahummaj’alhu baarran taqiyyan rasyîdan wa-anbit-hu fil islaami nabâtan hasanan.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah ia (bayi) orang yang baik, bertakwa, dan cerdas. Tumbuhkanlah ia dalam islam dengan pertumbuhan yang baik."

4. Membaca Surat Al Ikhlas di Telinga Bayi Sebelah Kanan

Selanjutnya membaca surat Al Ikhlas pada telinga bayi sebelah kanan. Berikut bacaannya:

قُلۡ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ‌

Qul huwal laahu ahad.

1. "Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa."

اَللّٰهُ الصَّمَدُ‌

Allah hus-samad.

2. "Allah tempat meminta segala sesuatu."

لَمۡ يَلِدۡ ۙ وَلَمۡ يُوۡلَدۡ

Lam yalid wa lam yuulad.

3. "(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan."

وَلَمۡ يَكُنۡ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Wa lam yakul-lahu kufuwan ahad.

4. "Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."

5. Membaca Surat Al Qadr pada Telinga Bayi Sebelah Kanan

Setelah membaca Al Ikhlas, dilanjutkan dengan membaca surat Al Qadr pada telinga bayi sebelah kanan. Berikut bacaannya:

اِنَّاۤ اَنۡزَلۡنٰهُ فِىۡ لَيۡلَةِ الۡقَدۡرِ

Innaa anzalnaahu fii lailatil qadr.

1. "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar."

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِؕ

Wa maa adraaka ma lailatul qadr.

2. "Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?"

لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِ  ۙ خَيۡرٌ مِّنۡ اَلۡفِ شَهۡرٍؕ

Lailatul qadri khairum min alfii shahr.

3. "Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan."

تَنَزَّلُ الۡمَلٰٓٮِٕكَةُ وَالرُّوۡحُ فِيۡهَا بِاِذۡنِ رَبِّهِمۡ‌ۚ مِّنۡ كُلِّ اَمۡرٍ

Tanaz zalul malaa-ikatu war ruuhu fiiha bi izni-rab bihim min kulli amr.

4. "Pada malam itu turun para malaikat dan Rµh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan."

سَلٰمٌ هِىَ حَتّٰى مَطۡلَعِ الۡفَجۡرِ

Salaamun hiya hattaa mat la'il fajr.

5. "Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar."

6. Membaca Surat Ali Imran Ayat 36 pada Telinga Bayi Sebelah Kanan

Selanjutnya membaca surat Ali Imran ayat 36 di telinga bayi sebelah kanan. Berikut bacaannya:

وَإِنّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Wa innii u’idzu bika wadzurriyyatahâ minasysyaithânir rajiim.

Artinya: "Aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari pada setan yang terkutuk."

7. Membaca Doa Khusus di Telinga Bayi Sebelah Kanan

Berikut bacaan doa khusus yang dilafalkan pada telinga bayi sebelah kanan:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَآمَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَآمَّةٍ

A’uudzu bikalimatillaahi at-taammati min kulli syaithaanin wa haammatin wamin kulli ‘ainin lâmmatin.

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah dari segala setan, kesusahan, dan pandangan yang jahat."

Demikian beberapa doa agar janin kuat di trimester pertama dalam agama Islam hingga doa kelahiran bayi yang bisa dibaca oleh orang tua sebagai bentuk ikhtiar keselamatan ibu dan bayi.

(DK & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa bacaan doa agar janin sehat?
chevron-down

Berikut doanya: Allahummah fazh waladii maa daama fii bathnii. Wasyfihi ma'ii. Anta asy-syaafii laa syifaa 'an illaa syifaa 'uka syifaa 'an laa yughaadiru saqama.

Apa bacaan doa agar mudah saat melahirkan?
chevron-down

Berikut doanya: Bismillahir rahmaanir rahiim. Allaahumma shalli wa sallim wa baarik alaihi, ukhruj ayyuhal mauludu bihaqqi malikil ma'buud.

Apa bacaan doa menjelang persalinan?
chevron-down

Berikut doanya: Bismillaahir rahmaanir rahiim. Hannatu waladat maryamu, wa maryamu waladat 'iisaa, ukhruj ayyuhal mauluudu biqudratil malikil ma'buud.