5 Keunggulan Filsafat Pancasila Dibanding dengan Filsafat Lain di Dunia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang dapat dikaji dalam sudut pandang ilmu Filsafat. Keunggulan filsafat pancasila dibanding dengan filsafat lain di dunia adalah 5 prinsip yang dianutnya. Simak ulasannya dalam tulisan berikut ini.
Pengertian filsafat dapat ditemukan dalam buku Hakikat Manusia Pancasila Menurut Notonagoro dan Drijarkara: Aktualisasinya bagi Demokrasi Indonesia, yang disusun oleh Yoseph Umarhadi (2022:26). Dikutip dari buku tersebut, filsafat adalah suatu ilmu yang berusaha untuk mencari pengertian atau hakikat terdalam dari pengalaman manusia dalam kaitannya dengan diri sendiri, hubungan dengan sesama manusia, alam, dan Tuhan yang dilakukan melalui usaha rasional dan disusun secara sistematis.
Baca juga: Sejarah Filsafat dan Macam-Macam Filsafat di Dunia.
5 Keunggulan Filsafat Pancasila
Objek penelitian filsafat pada dasarnya mencakup semua bidang atau dimensi. Jika kita membahas filsafat Pancasila, maka yang menjadi objek formal adalah filsafat, sedangkan objek materialnya adalah Pancasila. Dengan demikian filsafat menjadi sudut pandang yang digunakan untuk merumuskan demokrasi Pancasila.
Tujuan filsafat Pancasila pada dasarnya tidak berbeda dengan tujuan filsafat lain di dunia. Yaitu mencari pengertian terdalam mengenai filsafat Pancasila yang nantinya dapat digunakan sebagai petunjuk praktis bagi kehidupan bersama. Namun terdapat beberapa perbedaan antara filsafat Pancasila dibanding dengan filsafat lain di dunia.
Berikut adalah 5 keunggulan filsafat Pancasila dibanding dengan filsafat lain di dunia berdasarkan hal prinsipnya sebagai berikut.
Bahwa bangsa Indonesia yakin dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kepada Tuhanlah bangsa Indonesia bertakwa.
Bahwa manusia sebagai ciptaan-Nya memiliki harkat dan derajat yang sama.
Bahwa manusia yang memiliki harkat dan derajat yang sama itu, dalam penghayatan hidup eksistensinya memiliki unsur-unsur khas yang mewujudkan suatu ikatan yang dipahami sebagai satu kelompok (bangsa).
Bahwa dalam kehidupan berkelompok itu segala sesuatu perlu dimusyawarahkan bersama.
Agar masing-masing dari setiap anggota kelompok memiliki apa yang menjadi haknya (adil).
Kelima prinsip Pancasila tersebut merupakan pandangan atau keyakinan yang menjadi dasar filsafat negara serta bersifat kekal dan abadi. Hal itulah yang membedakannya denga filsafat lain yang ada di dunia.(DK)
