5 Macam Ucapan Belasungkawa dalam Bahasa Sunda

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), belasungkawa adalah pernyataan turut berduka cita. Ucapan belasungkawa merupakan salah satu cara untuk menguatkan keluarga, kerabat, atau teman yang sedang berduka. Biasanya, setiap orang memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan rasa empatinya pada kerabat yang berduka. Bisa dengan memberikan hadiah, memberikan bantuan tenaga, atau memberikan kata-kata yang menenangkan. Namun, hal yang paling sering dan paling utama dilakukan adalah mengucapkan kalimat belasungkawa melalui pesan singkat atau telepon.
Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak suku. Setiap suku memiliki adat, tradisi, dan bahasa tersendiri. Ragam bahasa ini dikenal sebagai bahasa daerah. Dilansir dari Labbineka.kemendikbud.go.id, Indonesia memiliki sekitar 700 bahasa daerah. Menurut Ilmu Komunikasi, pemilihan bahasa merupakan salah satu gaya komunikasi yang mampu menciptakan komunikasi efektif. Hal tersebut disampaikan oleh Zainuddin Zakaria (2006: 59) dalam bukunya yang berjudul Komunikasi Efektif.Demikian, ketika terjadi komunikasi interpersonal dengan bahasa yang sama tentu pelaku komunikasi akan lebih mudah dalam memahami pesan dan berinteraksi.
5 Macam Ucapan Duka Cita dalam Bahasa Sunda
Sesuai dengan judulnya, pada artikel ini kita akan mencoba mempelajari dan memahami ucapan duka cita dalam Bahasa Sunda.
1. Ngiring prihatin, muga-muga sagala amal solehna mawa berkah jeung mawa anjeunna ka surga.
Artinya: Ikut prihatin, semoga seluruh amal salehnya membawa berkah dan membawanya ke surga.
2. Abdi ngiring prihatin. mudah-mudahan anjeunna dibébaskeun ti siksa kubur jeung ditempatkeun dina tempat anu pangasaéna ku Gusti Allah.
Artinya: Saya turut prihatin. Semoga dia dibebaskan dari siksa kubur dan ditempatkan di tempat terbaik oleh Allah SWT.
3. Anjeunna jalma bageur. InsyaAllah anjeunna ditempatkeun dina tempat nu pangasaéna.
Artinya: Dia orang baik. InsyaAllah dia ditempatkan di tempat yang terbaik.
4. Abdi ngiring prihatin. Sing tumarima, anjeunna geus tengtrem di sisi Allah.
Artinya: Saya ikut prihatin. Yang sabar, dia sudah tentram di sisi Allah.
5. Muga-muga kaluwarga tumarima jeung kuat.
Artinya: Semoga keluarga sabar dan kuat.
Semoga keluarga dan kerabat Anda selalu sehat dan panjang umur. (AA)
