5 Puisi Pendek tentang Alam yang Punya Makna Mendalam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi adalah salah satu karya sastra yang memiliki banyak peminatnya. Setiap baris dan baitnya yang penuh dengan diksi indah memang memiliki makna mendalam yang sangat menarik untuk dibaca. Makanya, tak heran jika kini semakin banyak bermunculan buku–buku kumpulan puisi. Jika Anda sedang mencari puisi pendek tentang alam, simak artikel ini sampai akhir, ya.
5 Puisi Pendek tentang Alam yang Punya Makna Mendalam
Berikut ini adalah 5 referensi puisi pendek tentang alam yang punya makna mendalam dikutip dari buku Hai Aku: Kumpulan Puisi karya Noorca M. Massardi (2017:22).
Puisi Pertama
Pantai Klayar
Karya: Asty Kusumadewi
Pacitan adalah rumahmu
Pantai Klayar adalah namamu
Ramai meriah
Menyenangkan manusia dengan keindahanmu
Seruling samuderamu sungguh merdu
Membuat penikmatmu selalu menyanjungmu
Batu karangmu indah
Tak bisa dibayar hanya dengan lelah
Gradasi warna yang indah
Membuatku kagum akan elokmu
Putih cokelat pasirmu
Adalah kombinasi keindahan alam yang sempurna untukku
Puisi Kedua
Air Terjun Jumog
Karya: Asty Kusumadewi
Bagaikan surga tersembunyi
Bagaikan surga yang hilang
Indahnya air terjun jumog
Keindahan mutlak oleh sang Pencipta
Lereng Gunung Lawu adalah tempatmu
Air jernih berbunyi kemercik
Segar rasanya disana
Udara penuh dengan kasih alam semesta
Puisi Ketiga
Lautan yang Indah dan Tenang
Lautan yang indah dan tenang
Terlihat ikan yang sedang bergurau riang
Dibalik terumbu karang yang tampak kokoh
Bersamana tanaman laut yang bergerak indah
Manusia yang melihat itu sangat terpesona
Ikan ikan berenang dengan ceria
Air laut tampak tenang dan tidak bergelombang
Suasana lautan sangat nyaman dan tenang
Puisi Keempat
Ombak Pantai
Di pantai ini
Kulihat banyak orang sedang bermain disini
Mereka menunggu petang datang
Untuk melihat matahari masuk ke rumahnya
Aku termenung di pinggiran
Ku pandangi pantai itu dengan dalam
Kulihat ombak yang menari-nari
Seakan meminta untuk diperhatikan
Kini petang mulai tiba
Matahari telah bersiap pulang
Semuanya sempurna
Pemandangan ini sukses memanjakan mataku
Puisi Kelima
Hamparan Sawah
Setiap pagi di desa
Aku selalu keluar rumah
Untuk memanjakan mataku di pagi hari
Dengan sebuah hamparan sawah yang luas
Banyak terdengar kicauan burung
Tanaman yang melambai-lambai
Serta rumput hijau
Yang menambah kesejukan desa di pagi hari
Setiap kali aku melihat ini
Aku selalu mengucap syukur
Atas kebesaran Tuhan
Yang telah menciptakan alam seindah ini
Semoga referensi teks puisi pendek tentang alam tersebut bermanfaat untuk Anda, ya. (Anne)
