Konten dari Pengguna

5 Versi Doa Berbuka Puasa Ramadan yang Bisa Dibaca

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Berbuka Puasa, Sumber Unsplash Imad Alassiry
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Berbuka Puasa, Sumber Unsplash Imad Alassiry

Berbuka adalah waktu yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di bulan Ramadan. Saat itu, umat muslim bisa menyantap berbagai hidangan setelah berpuasa seharian. Namun sebelum melakukannya, doa berbuka puasa bisa dibaca terlebih dahulu.

Dalam ajaran Islam sendiri, terdapat lima versi doa buka puasa. Kelima versi tersebut berasal dari berbagai hadis.

Ragam Versi Doa Berbuka Puasa

Ilustrasi Doa Berbuka Puasa. Sumber Unsplash Imad Alassiry

Mengutip buku 125 Masalah Puasa, Muhammad Anis Sumaji (2008: 7), puasa adalah aktivitas menahan diri dari perbuatan-perbuatan yang bersifat membatalkan ibadah tersebut dengan niat karena Allah Swt. Begitu pula dengan puasa Ramadan

Puasa dilakukan mulai dari azan subuh hingga magrib. Artinya, umat muslim bisa membatalkan puasa dan mulai menyantap berbagai hidangan saat waktu maghrib tiba.

Namun sebelum melakukan hal tersebut, doa berbuka puasa perlu dibaca terlebih dahulu. Berikut lima versinya menurut mui.or.id.

1. Doa dari Hadis Abu Daud No. 2011

Doa yang berasal dari hadis riwayat Abu Daud no. 2011 ini paling sering digunakan di Indonesia. Asalnya dari Mu’adz bin Zahrah bahwa Rasulullah pernah berbuka puasa dengan membaca doa berikut.

Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka”

Selain itu, doa ini kerap ditambahkan menjadi berikut.

Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin

Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.

2. Doa dari Hadis Abu Daud No. 2010

Doa dalam hadis riwayat Abu Daud No. 2010 ini berasal dari Sahabat Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah saw saat berbuka puasa membaca doa berikut.

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah

Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.”

3. Doa dari Hadis Ibnu Sunni

Doa ketiga berasal dari hadis riwayat Ibnu Sunni dari Mu’adz bin Zahrah. Berikut bacaan dan artinya.

Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.

4. Doa dari Hadis Ibnu Majah dan Ibnu Sunni

Doa keempat terdapat dalam hadis riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni, dari Ibnu Umar yang berdoa sebagai berikut.

Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”

5. Doa dari Hadis Ibnu Sunni Lainnya

Doa terakhir juga berasal dari hadis riwayat Ibnu Sunni namun berasal dari sahabat Ibnu Abbas. Berikut bacaan dan artinya.

Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim

Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”

Baca juga: Doa Sahur Ramadhan dan Keutamaan Sahur saat Berpuasa

Lima versi doa berbuka puasa Ramadan di atas bisa dipilih sesuai keyakinan masing-masing. Pertanyaan lebih lanjut mengenai doa ini bisa diajukan kepada orang yang lebih memahami agama separti ulama setempat. (LOV)