Konten dari Pengguna

6 Amalan Sunah Sebelum Qurban yang Dianjurkan Nabi Muhammad

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Amalan Sunah Sebelum Qurban      Sumber www.pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Amalan Sunah Sebelum Qurban Sumber www.pixabay.com

Dalam menyambut datangnya hari Raya Idul Adha, salah satu persiapan yang dilakukan adalah menentukan hewan qurban. Dalam pelaksanaan qurban terdapat beberapa hal yang patut diperhatikan umat muslim untuk kesempurnaan ibadah. Simak 6 amalan sunah sebelum qurban yang dianjurkan Nabi Muhammad saw berikut ini.

Hukum berqurban adalah sunah muakad, yang artinya ibadah yang sangat dianjurkan jika memiliki kemampuan materi. Berqurban merupakan amalan Nabi Muhammad saw pada bulan Dzulhijah yang tidak pernah terlewatkan. Dikutip dari buku 12 Bulan Mulia - Amalan Sepanjang Tahun (2013:196),

"Dari Zaid bin Arkam ra, seseorang bertanya; "Ya Rasulullah, apakah arti kurban ini?" Beliau menjawab; "Ini sunah Ibrahim as". Beliau ditanya lagi; "Mengapa kita harus melakukannya?" Beliau menjawab; "Pada setiap bulunya terdapat kebaikan"(Ibnu Majah).

6 Amalan Sunah Sebelum Qurban

6 Amalan Sunah Sebelum Qurban Sumber www.pixabay.com

Walaupun ibadah haji dan qurban merupakan amalan tertinggi pada Idul Adha 10 Dzulhijah, namun terdapat 6 amalan sunah sebelum qurban yang dianjurkan Nabi Muhammad saw berikut ini;

  • Memberikan Hewan Kurban Terbaik.

Syarat dari hewan qurban adalah sehat, gemuk, dan tidak cacat. Artinya hewan yang diutamakan dijadikan qurban adalah hewan yang paling banyak dagingnya dan dalam kualitas baik. Tujuannya agar makin banyak fakir miskin yang menerima daging qurban berkualitas.

  • Tidak Memotong Rambut dan Kuku.

Dalil yang menyebutkan perintah larangan memotong rambut dan kuku tercantum dalam hadist berikut,

"Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban"(HR. Muslim).

  • Menyembelih Sendiri Hewan Qurban.

Menyembelih sendiri hewan qurban merupakan amalan sunah yang dicontohkan oleh Rasulullah saw untuk shahibul qurban, atau sebutan orang yang berkurban. Namun jika shahibul qurban tidak memiliki kemampuan, maka bisa diwakilkan kepada orang lain.

  • Didahului dengan Bacaan Basmallah dan Dzikir.

Firman Allah swt tentang qurban dalam Surat Al-Hajj QS:28,

"Sebutlah nama Allah ketika menyembelihnya".

  • Menyantap Daging Qurban.

Amalan sunah tersebut diriwayatkan dalam sebuah hadis sebagai berikut,

"Makan, simpan, dan bersedekahlah kalian (dari qurban kalian)"(HR. Muslim).

  • Menyembelih Qurban Tepat di Idul Adha.

Walaupun pemotongan hewan kurban bisa dilakukan hingga tanggal 13 Dzulhijah, namun keutamaan ibadah qurban adalah yang dilakukan setelah shalat Idul Adha.

Amalan sunah sebelum qurban merupakan ikhtiar kita dalam menyempurnakan ibadah di Hari Raya Idul Adha.(DK)