6 Cara Mudah untuk Pengelolaan Sampah di Sekitarmu

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sampah bila tidak dikelola dengan baik, tentu akan menimbulkan masalah besar, bahkan malapetaka. Bagaimana dengan pengelolaan sampah di sekitarmu? Inilah 6 cara yang mudah untuk dilakukan.
Pengertian sampah terdapat dalam buku Cara Bijak Mengelola Sampah Menjadi Kompos dan Pupuk Cair yang disusun oleh Teti Suryati (2014:3). Dikutip dari buku tersebut, sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.
Baca juga: Sampah Organik: Pengertian, Pengelolaan, dan Jenis Sampah Lain.
6 Cara Pengelolaan Sampah di Sekitarmu
Berdasarkan cara pengelolaan dan pemanfaatannya, sampah dapat dibedakan menjadi dua jenis berikut.
Sampah basah, merupakan sampah yang terdiri atas bahan organik yang bersifat mudah busuk jika terus dibiarkan dalam keadaan basah. Termasuk dalam kategori sampah ini adalah hampir semua sampah rumah tangga, dari sisa makanan, sayuran, hingga buah-buahan.
Sampah kering, terdiri dari sampah bahan anorganik, yang umumnya hampir sulit membusuk. Sampah kering dapat dibagi menjadi tiga bagian, antara lain:
Sampah kering logam, misalnya kaleng, pipa besi tua, mur baut, dan seng.
Sampah kering nonlogam, misalnya sampah kering yang mudah terbakar (kertas, karton, kayu, kain) dan sampah kering yang sulit terbakar (kaca, botol, dan beling).
Sampah lembut, yaitu sampah yang terdiri atas partikel kecil, memiliki sifat mudah terbang, dan dapat mengganggu pernapasan. Misalnya debu dan abu.
Cara mengelola sampah diawali dengan memisahkan dan mengumpulkan sampah berdasarkan jenisnya, kemudian terdapat empat cara mudah dan aman untuk menanganinya. Berikut adalah 4 cara pengelolaan sampah di sekitarmu yang bisa dijadikan referensi.
Reduce (Pengurangan)
Langkah ini dapat dilakukan melalui mengurangi produk sampah dengan menggunakan barang yang awet, menghindari barang sekali pakai, menggunakan produk yang bisa diisi ulang (refill), dan mengurangi pemakaian kantong plastik.
Reuse (Pemakaian Kembali)
Langkah ini bertujuan untuk memperpanjang umur kemasan dan waktu pemakaian barang sebelum dibuang ke tempat sampah. Contohnya menggunakan botol untuk dijadikan vas.
Recycle (Daur Ulang)
Langkah ini dilakukan dengan mengolah limbah menjadi bahan lain yang bermanfaat dan layak pakai. Contohnya mengubah kemasan plastik menjadi tas.
Recovery (Transformasi)
Langkah ini digunakan dengan menjadikan sampah sebagai sumber energi (bahan bakar atau pupuk). Contohnya dengan memanfaatkan gas alam yang berasal dari sampah organik.
Setelah memisahkan dan mengumpulkan sampah berdasarkan jenisnya, cara mudah untuk pengelolaan sampah di sekitarmu adalah dengan 4R, reduce, reuse, recycle, dan recovery. Cara ini bisa menjadi solusi sederhana untuk membantu mengurangi sampah disekitar Anda.(DK)
