6 Contoh Tanaman Hidrofit dan Ciri-Ciri yang Perlu Diketahui

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman dapat diklasifikasikan berdasarkan tempat tinggalnya, misalnya tanaman hidrofit yang hidup di air. Beberapa contoh tanaman hidrofit adalah teratai, eceng gondok, genjer, kangkung, bakau, dan lamun.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Contoh Tanaman Hidrofit yang Hidup di Air Tawar
Terdapat banyak tanaman hidrofit yang perlu diketahui. Beberapa contoh tanaman hidrofit yang hidup di air tawar adalah sebagai berikut.
Teratai: akar tanaman ini ada di bawah permukaan air, sedangkan bagian daun dan bunganya ada di atas air. Teratai mempunyai rongga di dalam batangnya sehingga tidak tenggelam di dalam air. Salah satu cara adaptasi teratai adalah memiliki lapisan lilin pada daun sehingga tetap kering.
Eceng gondok: tanaman ini hidup mengapung di atas permukaan air. Eceng gondok mempunyai rongga berisi udara yang membuatnya dapat terus terapung.
Genjer: tanaman ini banyak ditemukan di sawah atau perairan dangkal. Genjer memiliki tangkai panjang dan berongga. Akar tanaman ini terbenam di dalam lumpur.
Kangkung: terdapat rongga udara pada batang dan tangkai daun kangkung sehingga bisa mengambang di air. Akar kangkung tertanam di dasar perairan dan daunnya tumbuh di permukaan air.
Tanaman Hidrofit yang Hidup di Air Laut
Selain hidup di air tawar, tanaman hidrofit juga dapat tumbuh di air laut. Berikut ini beberapa contohnya.
Bakau: tumbuhan ini mempunyai akar tunjang yang besar dan berkayu. Tanaman ini tumbuh di daerah pesisir pantai, muara sungai, dan lahan gambut. Bakau menyesuaikan diri di air asin dengan mengeluarkan garam melalui batangnya.
Lamun: tanaman ini dapat tumbuh di lingkungan laut dangkal. Lamun merupakan tumbuhan monokotil yang mempunyai akar, rimpang, daun, dan bunga.
Ciri-Ciri Tanaman Hidrofit
Dikutip dari Biology for Junior High School, Suyitno (2009:66), hidrofit adalah jenis tumbuhan yang hidup di air atau di tanah yang selalu terendam air. Ciri-ciri tanaman hidrofit antara lain adalah sebagai berikut.
Kutikula tipis
Mempunyai banyak stomata di kedua sisi daun dan selalu terbuka
Struktur tidak kaku karena ditunjang oleh tekanan air
Daun yang datar untuk mengapung di permukaan air
Mempunyai kantong udara untuk mengapung
Akar lebih kecil sehingga air dapat langsung berdifusi ke dalam daun
Akar khusus untuk menyerap oksigen.
Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Hidup di Air untuk Dekorasi Rumah
Kesimpulan
Beberapa contoh tanaman hidrofit yang hidup di air tawar adalah teratai, eceng gondok, genjer, dan kangkung.
Beberapa tanaman hidrofit yang hidup di air laut adalah bakau dan lamun.
Tanaman hidrofit memiliki ciri-ciri khusus seperti mempunyai kutikula tipis, kantong udara untuk mengapung, dan akar khusus untuk menyerap oksigen. (KRIS)
