Konten dari Pengguna

6 Perbedaan PIP dan KIP yang Penting Diketahui

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan PIP dan KIP. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Ahmed akacha
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan PIP dan KIP. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Ahmed akacha

Salah satu upaya pemerintah Indonesia terhadap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu adalah melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebagai penerimanya, penting mengetahui perbedaan PIP dan KIP.

Sering kali masyarakat masih salah persepsi dengan menganggap bahwa PIP dan KIP adalah hal yang sama, padahal berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar bantuan pendidikan dapat diakses dengan tepat dan tidak menimbulkan kebingungan.

6 Perbedaan PIP dan KIP yang Penting Diketahui Penerimannya

Perbedaan PIP dan KIP. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Mehmet Turgut Kirkgoz

Mengutip dari situs pip.kemendikdasmen.go.id, PIP merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan

Sebagai penerima, penting untuk tahu bahwa PIP ini memiliki perbedaaan dengan KIP. Adapun beberapa perbedaan PIP dan KIP, sebagai berikut.

1. Bentuk

  • KIP: Berbentuk kartu identitas fisik yang diberikan kepada peserta didik.

  • PIP: Berbentuk program bantuan pemerintah dalam wujud dana tunai pendidikan.

2. Fungsi Utama

  • KIP: Sebagai tanda atau bukti bahwa pemegangnya berhak mengakses bantuan pendidikan.

  • PIP: Sebagai skema bantuan dana yang bertujuan membantu keberlangsungan pendidikan peserta didik.

3. Sifat

  • KIP: Hanya alat/akses, bukan jaminan langsung mendapat dana.

  • PIP: Merupakan program yang benar-benar menyalurkan dana kepada penerima.

4. Mekanisme

  • KIP: Harus didaftarkan ke sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) oleh sekolah agar bisa diverifikasi.

  • PIP: Dana hanya cair setelah data siswa diverifikasi dan disetujui pusat melalui sekolah.

5. Penerima

  • KIP: Biasanya, untuk siswa dari keluarga miskin/rentan miskin yang terdaftar di DTKS.

  • PIP: Bisa diterima siswa yang punya atau tidak punya KIP, asalkan memenuhi kriteria dan diajukan sekolah.

6. Tujuan

  • KIP: Menjadi media identifikasi siswa yang berhak mendapat bantuan pendidikan.

  • PIP: Memberikan bantuan finansial untuk mencegah putus sekolah dan mendukung kebutuhan pendidikan.

Baca juga: Cara Cek PIP Lewat HP 2025 dan Mekanisme Pencairan Dananya

Memahami perbedaan PIP dan KIP menjadi hal penting bagi orang tua, siswa, maupun pihak sekolah. Dengan pemahaman yang tepat, proses pengajuan dan penyaluran bantuan dapat berjalan lancar serta tepat sasaran. (RIZ)