6 Rukun Iman yang Wajib Dihafal dan Dipahami oleh Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia tidak dipandang dari kekayaan, ras, atau jabatannya. Manusia dinilai dari keimanannya. Rukun iman ada 6 sebutkan! Rukun iman wajib untuk diketahui dan diamalkan oleh setiap umat Muslim.
Umat Muslim juga harus memahami makna dari setiap rukun iman. Untuk lebih jelasnya, simak terus artikel ini.
6 Rukun Iman
Sebelum menyebutkan 6 rukun iman, ada baiknya kita mengetahui pengertian rukun iman terlebih dahulu. Apa pengertian rukun iman?
Dikutip dari Akidah Akhlak untuk Kelas 1 MI oleh Kusaeri dan Indrianti (2008), rukun iman terdiri dari dua kata dalam bahasa Arab yaitu rukun dan iman. Rukun artinya dasar dan iman artinya percaya. Jadi, rukun iman artinya adalah dasar-dasar kepercayaan kita sebagai orang Islam.
Rukun iman ada 6:
Iman kepada Allah SWT
Iman kepada malaikat
Iman kepada kitab Allah
Iman kepada Rasul
Iman kepada hari kiamat
Iman kepada qada dan qadar
Makna Rukun Iman
Berikut ini makna rukun iman yang dikutip dari Al Ifaadah Aqidah Dasar Salafiyah oleh Mas’udi (2018):
Iman kepada Allah SWT
Iman bahwa Allah SWT itu ada. Barangsiapa yang mengingkari adanya Allah SWT maka bukan termasuk mukmin. Hal ini dijelaskan dalam hadist berikut:
“Allah ada di saat tidak ada sesuatu selainnya dan Arsynya berada di atas air dan Allah menulis segala sesuatu di lauhul Mahfudz dan Allah menciptakan langit dan bumi.” (HR Bukhori 3191)
Iman kepada malaikat
Beriman akan adanya malaikat dan bahwa mereka adalah hamba Allah SWT yang mulia. Dalil firman Allah SWT:
“Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak", Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan.” (QS Al Anbiya ayat 26)
Iman kepada kitab Allah
Beriman bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab kepada setiap Rasul dan beriman bahwa seluruh berita dan kabar yang ada di kitab-kitab tersebut benar selama kitab tersebut belum diubah oleh manusia.
Iman kepada Rasul
Beriman kepada seluruh Rasul. Barangsiapa yang tidak beriman kepada salah satu Rasul saja maka dia tidak beriman terhadap seluruh Rasul. Seperti yang terjadi pada kaum Nabi Nuh. Mereka mendustakan Nabi Nuh saja, tetapi Allah SWT menghukum mereka seperti mereka telah mendustakan seluruh Rasul.
Iman kepada hari kiamat
Beriman dengan segala sesuatu setelah kematian dan beriman akan datangnya hari kebangkitan. Dalil firman Allah SWT:
“Orang-orang yang kafir mengatakan bahwa mereka sekali-kali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah: "Memang, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.”” (QS At Taghabun ayat 7)
Baca juga: Makna Iman Kepada Hari Akhir dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan
Iman kepada qada dan qadar
Beriman bahwa Allah mengetahui segala hal, baik yang umum maupun yang rinci. Dalil firman Allah SWT:
“Sesungguhnya Allah mengetahui segala sesuatu.” (QS Al Mujadilah ayat 7)
Itulah rukun iman dan maknanya yang harus dihafal dan diamalkan oleh umat Muslim. (KRIS)
