Konten dari Pengguna

6 Tulisan Istighfar Panjang dan Pendek yang Bisa Diamalkan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tulisan istighfar, sumber foto: (Muhfid Majnun) by Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tulisan istighfar, sumber foto: (Muhfid Majnun) by Unsplash.com

Setiap manusia tidak luput dari dosa dan kesalahan. Bahkan, meskipun telah beribadah dan beramal sebanyak mungkin, manusia akan selalu membuat dosa, baik itu disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk senantiasa memohon ampun kepada Allah SWT. Adapun caranya yaitu dengan mengucapkan istighfar. Ada banyak tulisan istighfar yang bisa diamalkan, baik yang panjang maupun pendek. Semua ucapan tersebut mengandung keutamaan tersendiri jika dikerjakan. Istighfar merupakan usaha memohon ampun kepada Allah SWT. Beristighfar sebaiknya tidak hanya dilakukan melalui lisan, tetapi juga diimbangi dengan kemantapan hati untuk bertaubat dan tidak mengulangi dosa lagi. Beberapa kalimat istighfar akan dijelaskan lebih lanjut di artikel ini.

Tulisan Istighfar Panjang dan Pendek

Mengutip buku 99 Asmaul Husna Kisah dan Mukjizat oleh Chris Oetoyo (2015), Rasulullah sebagai manusia pilihan selalu mengamalkan istighfar dalam kesehariannya. Rasulullah yang sudah dijamin masuk surga saja mau mengamalkan istighfar secara rutin, apalagi kita yang hanya manusia biasa. Oleh karena itu, sebaiknya kita selalu memohon ampun kepada Allah SWT sebelum ajal menghampiri.

Ilustrasi tulisan istighfar, sumber foto: (Masjid Pogung Dalangan) by Unsplash.com

Berikut adalah tulisan istighfar panjang dan pendek yang bisa diamalkan sehari-hari.

1. Istighfar Pendek

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

“Astaghfirullahal ‘adhiim”

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung."

2. Istighfar Menghapus Dosa Sebanyak Buih di Lautan

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

“Astaghfirullah alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaih

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah. Yang tidak ada ilah kecuali Dia yang Maha Hidup lagi terus menerus Mengurus makhluknya. Dan aku bertaubat kepada-Nya."

3. Istighfar Nabi Sebelum Wafat

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Subhanallahi wabihamdih, astaghfirullaha wa atuubu ilaih

“Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”

4. Istighfar dalam Majelis

Nabi Muhammad SAW sebelum meninggalkan tempat duduk beliau selalu membaca istighfar berikut sebanyak 100 kali.

رب اغفر لي و تب علي إنك أنت التوب الرحيم

Rabbighfirli wa tub ‘alaiya, innaka antat tawwabur rahiim

“Wahai Pemeliharaku, ampunilah aku dan berilah taubat kepadaku. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

5. Istighfar Nabi Adam

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Robbana dholamna anfusana, wa illam taghfir lana wa tarhamna, lanakuunanna minal khasirin

"Wahai Pemelihara kami, sesungguhnya kami telah berbuat dhalim terhadap diri-diri kami. Jika Engkau tidak mengampuni dan merahmati kami, sungguh kami termasuk golongan orang-orang yang rugi."

6. Doa Sayyidul Istighfar

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta Rabbi, La Ilaha illa anta, Khalaqtani wa ana abduka, wa ana ‘ala ahdika wa wa’dika, mas tatha’tu, audzu bika min syarri ma shana’tu, abu’u laka bi ni’matika wa abu’u laka bi dzanbi, faghfir li , fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta,

“Ya Allah, Engkaulah Pemeliharaku. Tiada sesembahan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Dan aku berada pada kesepakatan dan perjanjian dengan-Mu, semampuku. Aku berlindung kepada Engkau dari keburukan yang aku perbuat. Aku bertaubat kepada-Mu dengan karunia-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu dengan dosaku. Maka, ampunilah aku karena tiada yang mampu mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Tulisan istighfar Arab, latin dan artinya di atas dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, diharapkan dosa-dosa yang telah dilakukan dapat diampuni oleh Allah SWT.

(DLA)