7 Antonim Jarang dalam Tesaurus Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jarang telah menjadi kata yang umum digunakan dalam tulisan dan percakapan sehari-hari. Namun, belum banyak yang mengetahui antonim jarang dalam Bahasa Indonesia.
Antonim merupakan salah satu bentuk bahasa yang dipelajari di tingkat Sekolah Dasar. Mengenal kata antonim akan memudahkan dalam menyusun kalimat secara efektif.
7 Antonim Jarang dan Arti Katanya
Antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Dengan demikian, untuk memudahkan dalam memahami antonim jarang, ketahui lebih dulu arti katanya.
Arti jarang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut.
Renggang atau lebar jaraknya (tidak rapat tentang tulisan, tumbuhan, tanaman, gigi, dan sebagainya); bersela-sela; tidak kerap (tentang tenunan, anyaman, dan sebagainya).
Tidak merata (hanya di sana-sini).
Tidak padat (tentang penduduk di suatu daerah).
Berdasarkan arti kata tersebut, maka antonim jarang antara lain.
Lebat.
Rimbun.
Rapat.
Gemar.
Acap.
Kerap.
Sering.
Antonim berasal dari kata anti (yang berlawanan, oposisi) dan onuma (nama). Mempelajari antonim juga berguna untuk memperkaya kemampuan dalam menyampaikan sesuatu.
Berikut ini adalah beberapa contoh antonim.
Tinggi >< rendah
Kaya >< miskin
Tua >< muda
Hidup >< mati
Siang >< malam
Lahir >< batin
Atasan >< bawahan
Suami >< istri
Guru >< murid
Pegawai >< majikan
Jual >< beli
Memberi >< menerima
Serah >< terima
Belajar >< mengajar
Cara Membentuk Antonim
Dengan menguasai antonim, maka cara penyampaian gagasan dapat bervariasi melalui antonim kata tersebut. Antonim dapat dibentuk melalui dua cara, yaitu.
1. Prefiks
Cara membentuk antonim dengan penambahan awalan (prefiks) pada kata dasar. Bentuk antonim semacam ini lebih banyak diserap dari bahasa asing.
Perhatikan contoh berikut ini!
Progresif >< regresif
Prolog >< epilog
Induktif >< deduktif
Internal >< eksternal
Intensif >< ekstensif
Legal >< ilegal
Moral >< amoral
Monogami >< poligami
2. Sufiks
Cara membentuk antonim dengan penambahan akhiran (sufiks) pada kata dasar. Contohnya adalah sebagai berikut:
Siswa >< siswi
Mahasiswa >< mahasiswi
Karyawan >< karyawati
Baca juga: Antonim Nomadik dan Contoh Kata Antonim Lainnya
Kata jarang memiliki lebih dari satu makna dalam Bahasa Indonesia. Antonim jarang adalah lebat, rimbun, rapat, gemar, acap, kerap, dan sering.(DK)
