7 Contoh Rangkaian Gerak Berdasarkan Elemen Komposisi Tari dan Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerak tari merupakan unsur utama dari tari yang selalu melibatkan unsur anggota badan manusia. Salah satu contoh rangkaian gerak berdasarkan elemen komposisi tari adalah penari membungkukkan badannya seperti padi yang merunduk ketika siap panen.
Gerak dalam tari berfungsi sebagai media untuk mengkomunikasikan maksud-maksud tertentu dari koreografer. Setiap elemen komposisi tari yang padu, akan menghibur para penonton baik dari segi visual maupun emosional.
Contoh Rangkaian Gerak Berdasarkan Elemen Komposisi Tari
Dikutip dari buku Seni Budaya SMA, Jelly dkk (2021: 64), komposisi tari merupakan seni membuat atau merancang struktur ataupun alur. Sehingga menjadi suatu pola gerakan-gerakan.
Rangkaian gerak dalam tari merupakan urutan atau susunan gerakan yang membentuk suatu komposisi artistik. Gerakan-gerakan tersebut dapat dikategorikan berdasarkan elemen-elemen komposisi tari seperti ritme, dinamika, ruang, dan ekspresi.
Berikut adalah beberapa contoh rangkaian gerak berdasarkan elemen komposisi tari yang perlu diketahui oleh penari.
1. Gerak
Penari menggerakkan tangan yang terlentang dengan sedikit lengkung seperti burung terbang mengepakkan sayapnya.
Penari membungkuk seperti padi yang merunduk ketika siap panen.
Gerakkan orang-orangan sawah tangan telentang atau ke atas untuk menghalau burung.
Petani menengadahkan tangan ke atas sebagai wujud syukur kepada yang kuasa.
Petani menirukan gerak tumbuhan padi ketika awal tumbuh yang menjulang tegak ke atas.
2. Lantai
Sebuah tarian dapat menggunakan pola lantai lurus yang terkesan kuat, dan pola yang menggambarkan kerja sama dalam tim. Contohnya gerombolan burung-burung pipit dapat menggunakan pola lantai lingkaran, lengkung, lurus atau diagonal, huruf V, dan angka 8.
3. Dramatik
Pada sebuah tarian terdapat tahap awal, konflik, akhir, konklusi atau penyelesaian. Contohnya nilai-nilai yang diteladani dapat diberikan penekanan dalam gerak hingga pesan dapat tersampaikan.
4. Kelompok
Gerakan sekumpulan buring pipit yang bergerombol ketika mengitari sawah. Kemudian, bergerak memisah ketika para burung mencari padi untuk di makan.
Gerak tumbuhan padi yang berdekatan satu sama lain dengan jarak yang telah diatur oleh petani, sehingga tampak seimbang.
5. Musik
Penari dapat menggunakan musik eksternal maupun internal. Eksternal berasal dari luar tubuh penari, contohnya suara gemericik air, suara burung, suara gesekan daun padi terkena angin.
Musik internal adalah musik yang berasal dari tubuh penari. Contohnya suara siul, tepukan tubuh, atau teriakan dari para penari.
6. Dinamika
Para penari dapat memberikan sentuhan emosi, ekspresi pada gerak-gerak tari yang bersumber pada tumbuhan dan hewan yang mereka amati. Contohnya adalah burung pipit bersusah payah mendapatkan padi setelah dihalau oleh orang-orangan sawah.
7. Kostum, Tata Rias, dan Tata Panggung
Para penari dapat merancang kostum dan tata rias yang akan digunakan dalam karya tari. Contohnya, jika berperan sebagai petani maka memakai topi caping.
Baca juga: 4 Alasan Mengapa Sebuah Budaya Disebut Budaya Nasional
Contoh rangkaian gerak berdasarkan elemen komposisi tari sangat beragam tergantung jenis tari, konteks budaya, dan tujuan artistiknya. Pada dasarnya, setiap rangkaian gerak dalam tari dirancang untuk menciptakan pengalaman artistik yang memikat bagi penontonnya. (Gin)
