Konten dari Pengguna

7 Perbedaan antara PTK dengan Penelitian Formal yang Harus Diketahui

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa perbedaan antara PTK dengan penelitian formal. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Apa perbedaan antara PTK dengan penelitian formal. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Dalam penelitian pendidikan, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan penelitian formal adalah dua jenis penelitian yang memiliki karakteristik berbeda. Menjadi pertanyaan banyak orang, apa perbedaan antara PTK dengan penelitian formal?

Penting untuk memahami perbedaan keduanya, terutama bagi yang terlibat dalam dunia pendidikan. Dengan memahami perbedaan keduanya, peserta didik dapat memilih jenis yang sesuai dengan kebutuhan dalam penelitiannya.

Apa Perbedaan antara PTK dengan Penelitian Formal? Ini 7 Perbedaannya

Apa perbedaan antara PTK dengan penelitian formal. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Christina Morillo

Mengutip dari buku Pengembangan Sumberdaya Manusia Pengaruhnya Terhadap Kinerja dan Imbalan, Bambang Swasto, (2003), salah satu perbedaannya adalah yaitu PTK berlangsung secara linear (bergerak maju), sedangkan penelitian formal berlangsung secara siklis (berdaur).

Selain itu, simak apa perbedaan antara PTK dengan penelitian formal yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Tujuan Penelitian

Penelitian formal bertujuan untuk menghasilkan pengetahuan yang dapat digeneralisasikan sehingga bisa digunakan dalam berbagai konteks atau bidang.

Sebaliknya, PTK memiliki tujuan yang lebih praktis, yaitu untuk mengatasi permasalahan langsung yang ditemukan dalam proses pembelajaran dan hasilnya dapat langsung diterapkan di kelas.

2. Keahlian yang Dibutuhkan

Penelitian formal membutuhkan keterampilan mendalam dalam prosedur penelitian dan analisis statistik yang kompleks. Di sisi lain, PTK tidak memerlukan keterampilan statistik yang rumit, sehingga lebih mudah dilakukan oleh praktisi pendidikan yang ingin menyelesaikan masalah di lapangan.

3. Masalah Penelitian

Dalam penelitian formal, masalah diidentifikasi dari penelitian sebelumnya atau teori yang sudah ada, tanpa keterkaitan langsung dengan pekerjaan sehari-hari.

PTK berfokus pada masalah-masalah yang dialami oleh praktisi di lapangan dan berfungsi sebagai solusi untuk tantangan dalam pekerjaan, khususnya di kelas.

4. Studi Pustaka

Penelitian formal mengharuskan studi pustaka mendalam pada literatur primer untuk mendapatkan dasar teori yang kuat. PTK cukup mengandalkan studi pustaka dari sumber sekunder untuk memahami masalah secara umum tanpa mendalami teori secara intensif.

5. Teknik Pengambilan Sampel

Dalam penelitian formal, pengambilan sampel dilakukan dengan teliti agar hasilnya representatif dan dapat digeneralisasikan. Sedangkan dalam PTK, pengambilan sampel tidak menjadi prioritas, karena semua siswa di kelas biasanya dijadikan subjek penelitian.

6. Desain Riset

Penelitian formal menggunakan desain yang ketat untuk mengontrol variabel-variabel yang mempengaruhi hasil. Di sisi lain, desain PTK lebih fleksibel, mengizinkan peneliti berperan langsung dalam proses penelitian dan pengambilan data.

7. Analisis Data

Analisis data dalam penelitian formal cenderung lebih kompleks, sering kali menggunakan statistik inferensial. Dalam PTK, analisis data lebih sederhana dan biasanya menggunakan statistik deskriptif yang cukup untuk menyajikan hasil dalam konteks praktis.

Baca juga: Jenis Buku yang Ditulis Berdasarkan Penelitian dan Contohnya

Itulah sedikit penjelasan mengenai apa perbedaan antara PTK dengan penelitian formal. Memahami perbedaan antara PTK dan penelitian formal membantu para pendidik dan peneliti memilih jenis penelitian yang sesuai dengan kebutuhan. (RIZ)