7 Perbedaan Mikroskop Cahaya dan Mikroskop Elektron dalam Biologi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan perbedaan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron! Soal ini bagian dari tugas Biologi untuk siswa kelas 11.
Mikroskop merupakan alat bantu untuk memudahkan dalam mengamati benda-benda kecil. Alat ini sering digunakan oleh para peneliti untuk melihat struktur dari material.
Jelaskan Perbedaan Mikroskop Cahaya dan Mikroskop Elektron!
Jenis mikroskop terbagi menjadi dua yaitu mikroskop cahaya atau mikroskop optik, dan mikroskop elektron. Diambil dari buku Dasar-Dasar Mikrobiologi dan Penerapannya, Aminatus Sa’diyah (2021:40), berikut jawaban untuk soal jelaskan perbedaan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.
Mikroskop cahaya menggunakan cahaya sebagai sumber iluminasi, sedangkan mikroskop elektron menggunakan elektron statik dan magnetik untuk mengontrol pencahayaan.
Pada mikroskop elektron, cahaya diperbesar hingga 100 ribu kali, sedangkan pada mikroskop cahaya perbesaran maksimum adalah 1000 kali dari objek asli.
Dibandingkan dengan mikroskop cahaya, mikroskop elektron dapat memperbesar bayangan jauh lebih kuat, sehingga seluruh komponen sel dapat terlihat dengan jelas.
Mikroskop elektron memiliki energi yang jauh lebih besar dari mikroskop cahaya, sehingga mampu menembus bidang objek lebih dalam dibandingkan mikroskop cahaya.
Mikroskop elektron memiliki panjang gelombang yang lebih pendek daripada mikroskop cahaya, sehingga resolusi yang dihasilkan oleh mikroskop elektron lebih baik dari pada mikroskop cahaya.
Mikroskop cahaya atau mikroskop optik menggunakan lensa gelas, sedangkan pada mikroskop elektron menggunakan lensa elektromagnetik.
Mikroskop cahaya atau mikroskop optik memiliki harga yang lebih murah, dan juga penggunaannya lebih mudah serta efisien untuk melakukan penelitian mikrobiologi.
Sejarah Penemuan Mikroskop
Mikroskop pertama kali dibuat pada abad ke-16, dan mulai digunakan untuk penelitian pada abad 17. Mikroskop dibuat pertama kali pada tahun 1590 oleh Zacharias Janssen dan Hans Janssen.
Zacharias dan Hans adalah ayah dan anak pembuat kacamata serta ahli optik berkebangsaan Belanda. Pada tahun 1609, Galileo Galilei, seorang ahli Fisika dari Italia, berhasil menyelesaikan pembuatan mikroskop.
Pada awal penggunaannya, mikroskop memiliki kemampuan perbesaran 150 kali dari objek asli, sehingga penelitian tentang mikroskop terus berkembang.
Kemudian pada tahun 1632-1723, seorang ilmuwan Belanda, Antony Van Leeuwenhoek berhasil membuat sebuah mikroskop dengan perbesaran objek sebesar 200-300 kali dari ukuran asli objek.
Dari hasil pengamatan dan penemuan dengan menggunakan mikroskop Leeuwenhoek, tercipta sebuah ilmu baru tentang mikroorganisme yang dikenal dengan mikrobiologi.
Baca juga: Rumus dan Cara Menghitung Perbesaran Mikroskop
Jelaskan perbedaan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron! Perbedaan utama antara mikroskop elektron dan mikroskop cahaya dalam Biologi adalah penggantian radiasi cahaya dengan radiasi elektron.(DK)
