7 Unsur Intrinsik Cerpen dalam Pelajaran Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerpen atau cerita pendek adalah salah satu bentuk karya sastra yang populer dan banyak dibaca oleh masyarakat. Jika membahas cerpen , maka biasanya pertanyaan sebutkan unsur intrinsik cerpen akan ditemukan.
Dalam cerpen memang ada beberapa unsur intrinsik. Hal-hal ini membuat cerpen menjadi karya sastra yang mudah dipahami.
Sebutkan Unsur Intrinsik Cerpen! Ini Jawabannya
Dikutip dari buku Teori Pengkajian Fiksi karya Burhan Nurgiyantoro, (2018) cerpen biasanya menggambarkan sebuah peristiwa atau kejadian yang singkat, padat, dan berkesan dalam satu kesatuan.
Cerpen juga memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan bentuk karya sastra lainnya, seperti novel, drama, atau puisi. Contohnya adalah unsur intrinsik. Berikut ini adalah jawaban dari pertanyaan sebutkan unsur intrinsik cerpen.
1. Tema
Tema adalah ide pokok atau gagasan utama yang menjadi latar belakang cerpen. Tema bisa berupa masalah, konflik, atau pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang.
2. Tokoh dan Penokohan
Tokoh adalah orang-orang yang terlibat dalam cerpen dan sifat-sifat mereka. Tokoh bisa dibedakan menjadi tokoh utama (protagonis) dan tokoh tambahan (antagonis, tritagonis, figuran).
Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan tokoh-tokoh tersebut, baik secara langsung (melalui penjelasan pengarang) maupun tidak langsung (melalui dialog, tingkah laku, atau peristiwa).
3. Latar
Latar adalah tempat, waktu, dan suasana yang menjadi latar belakang cerita. Latar bisa mempengaruhi suasana hati, sikap, dan perilaku tokoh-tokoh dalam cerpen.
4. Alur
Alur adalah urutan peristiwa yang membentuk jalan cerita. Alur bisa dibedakan menjadi alur maju (berdasarkan kronologi), alur mundur (berdasarkan kilas balik), dan alur campuran (menggabungkan keduanya).
5. Sudut Pandang
Sudut pandang adalah cara pengarang menceritakan cerpen dari sudut pandang tertentu. Sudut pandang bisa dibedakan menjadi sudut pandang orang pertama (pengarang sebagai tokoh), sudut pandang orang ketiga (pengarang sebagai pengamat), dan sudut pandang orang ketiga serba tahu (pengarang sebagai penguasa).
6. Amanat
Amanat adalah pesan moral atau nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui cerpen. Amanat bisa tersurat (dinyatakan secara eksplisit) maupun tersirat (diharuskan pembaca menafsirkannya sendiri).
7. Gaya Bahasa
Gaya bahasa adalah pilihan kata, kalimat, dan ungkapan yang digunakan oleh pengarang untuk menyampaikan maksud dan nuansa cerpen. Gaya bahasa bisa meliputi majas, diksi, eufemisme, ironi, satire, dan lain-lain.
Baca juga: Struktur Legenda beserta Unsur-unsurnya dalam Bahasa Indonesia
Itulah jawaban dari pertanyaan sebutkan unsur intrinsik cerpen. Dengan mengetahui unsur-unsur intrinsik cerpen, seseorang bisa lebih mudah memahami isi dan makna cerpen secara mendalam. (WWN)
