9 Contoh Pantun Kanak-Kanak yang Penuh Nasihat Bijak

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun termasuk ke dalam jenis puisi lama yang dibuat dengan pilihan diksi yang serasi dan sesuai. Adapun kategori pantun sendiri sangatlah banyak dan bisa dibuat dengan berbagai tema. Salah satunya adalah pantun untuk kanak-kanak yang bahasanya lebih ringan sehingga mudah dipahami. Nah, bagi Anda yang sedang mencari contoh pantun kanak-kanak, simak artikel ini sampai akhir, ya.
9 Contoh Pantun Kanak-Kanak yang Penuh dengan Nasihat Bijak
Mengutip dari buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 5 karya Christiana Umi (2020:122), berikut ini adalah 9 contoh pantun kanak-kanak yang penuh dengan nasihat bijak.
1. Pantun Pertama
Nasi dimakan terasa mentah
Ubi dikukus bersama tebu
Jadi anak jangan membantah
Rajin membantu ayah dan ibu.
2. Pantun Kedua
Tanah sawah harus diolah
Padi berbuah dipanen Jamilah
Ikut nasihat guru di sekolah
Jangan malas dan suka berkilah.
3. Pantun Ketiga
Rumah gubuk beratap lontar
Naik kuda susah terkejar
Dari mana datangnya pintar
Dari ketekunan dalam belajar.
4. Pantun Keempat
Main akrobat badannya lentur
Gitar dipetik terasa kaku
Hasrat belajar tak boleh luntur
Selalu rajin membaca buku.
5. Pantun Kelima
Jalan-jalan ke Manokwari
Baju robek terkena duri
Jangan suka menyimpan iri
Hidup tak tenang, tiada berseri.
6. Pantun Keenam
Buah apel enak rasanya
Apel membuat kita semangat
Buanglah sampah pada tempatnya
Agar lingkungan menjadi sehat.
7. Pantun Ketujuh
Peta di buku tiada arahnya
Jalan ke seberang buat latihan
Anak yang patuh orang tuanya
Akan disayang oleh Tuhan.
8. Pantun Kedelapan
Sungguh indah bunga melati
Setiap sore disiram mama
Jadilah anak yang baik hati
Berbagi senyum dengan sesama.
9. Pantun Kesembilan
Ada kereta sebelas gerbong
Kereta pergi ke tengah kolong
Jadi anak janganlah sombong
Rendahlah hati dan suka menolong.
Itu dia 9 contoh pantun kanak-kanak yang penuh nasihat bijak dan bisa menjadi referensi bagi Anda. Jadi, Anda bisa memodifikasi maupun meniru contoh pantun tersebut. Semoga informasi di atas bermanfaat. (Anne)
