Konten dari Pengguna

9 Contoh Perilaku Meneladani Sifat Al-Sami dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Perilaku Meneladani Sifat Al-Sami, Sumber Unsplash/Abdullah Arif
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Perilaku Meneladani Sifat Al-Sami, Sumber Unsplash/Abdullah Arif

Al-Sami merupakan salah satu sifat Allah dalam Asmaul Husna. Umat Islam diharapkan dapat mengikuti contoh perilaku meneladani sifat Al-Sami.

Al-Sami artinya Maha Mendengar. Allah Maha Mendengar segala sesuatu yang sedang dirasakan, baik dalam hati maupun yang terlintas dalam pikiran dan akal setiap hamba-Nya.

Mengenal 9 Contoh Perilaku Meneladani Sifat Al-Sami

Ilustrasi Contoh Perilaku Meneladani Sifat Al-Sami, Sumber Unsplash/Ashkan Forouzani

Allah mampu mendengar segala sesuatu yang terjadi di alam semesta, sementara pendengaran manusia terbatas. Diambil dari buku Pasti Bisa PAI dan Budi Pekerti untuk SMP/MTs Kelas VII, Tim Ganesha Operation (2017:23), inilah 9 contoh perilaku meneladani sifat Al-Sami dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Menggunakan telinga untuk mendengar hal-hal yang baik seperti nasihat orang tua dan guru, ceramah agama, serta lantunan Al-Quran.

  2. Memiliki sikap gemar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan sebagai penerapan contoh perilaku meneladani sifat Al-Sami.

  3. Menghayati perilaku percaya diri, tekun, teliti, dan kerja keras sebagai implementasi dari makna Al-Sami.

  4. Mendengarkan dengan seksama ketika ibu dan bapak guru sedang menjelaskan pelajaran di kelas.

  5. Menjadi pendengar baik, ketika seseorang sedang butuh teman bicara.

  6. Menghindari mengucapkan kata-kata kasar, kotor, dan tercela.

  7. Tidak melakukan perbuatan bergosip atau menggunjingkan orang lain.

  8. Selalu berhati-hati dalam berbicara, karena Allah Maha Mengetahui maksud dari yang kita bicarakan.

  9. Selalu berpikir dan berharap yang baik-baik, karena meyakini bahwa Allah Maha Mendengar dan Waspada.

Nama Al-Sami diberikan sesuai sifat Allah yang mendengar semua kata yang terucap, baik diucapkan dengan keras maupun berbisik.

Gemericik air sungai, jejak langkah semut, bahkan sesuatu yang terjadi di rahim dan kehidupan akhirat tak luput dari pendengaran Allah Swt. Hal tersebut dinyatakan dalam firman Allah Swt berikut ini,

إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ (غافر: ٥٦)

Artinya: Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Melihat (QS. Gafir 40:56).

Pendengaran Allah berbeda dengan pendengaran makhluk-Nya. Kemampuan mendengar makhluk-Nya dapat diukur dengan jarak dan ruang.

Apabila jarak semakin jauh, telinga manusia tidak dapat mendengar. Apabila berada di dalam ruangan kedap suara, orang yang berada di luar ruangan juga tidak dapat mendengar.

Baca juga: Mengapa Allah Itu As Sami Sebutkan Bukti-buktinya

Umat Islam wajib mengimani sifat-sifat Allah yang ada pada Asmaul Husna. Salah satu caranya dengan selalu mengikuti contoh perilaku meneladani sifat Al-Sami.(DK)